Usai Libur Panjang Harga Emas Melonjak

Penulis: Darmansyah

Kamis, 28 Desember 2017 | 07:58 WIB

Dibaca: 0 kali

Usai libur panjang, hari ini, Kamis, 28 Desember, harga emas melonjak  untuk sesi kedelapan berturut-turut  karena dipicu pelemahan dolar Amerika Serikat yang mendorong investor kembali membeli logam mulia itu.

Sementara paladium tercatat melonjak dekati posisi dalam tujuh belas tahun.

Seperti ditulis laman “bloomberg,” pagi ini WIB,  harga emas telah meningkat lebih dari tiga persen selama dua minggu terakhir karena dolar.

Harga emas di pasar spot naik nol koma satu persen  per ounce. Sementara emas berjangka AS untuk pengiriman Februari juga naik .

“Kekurangan likuiditas dan pelemahan dolar AS membawa lebih banyak minat ke logam mulia,” kata Afshin Nabavi, Kepala Perdagangan MKS di Swiss.

Dia mengatakan, tampaknya ada sedikit minat fisik yang datang dari China saat mendekati momen Tahun Baru Imlek pada Februari.

“Saya tidak akan terkejut jika pembelian ini berlanjut,” dia menambahkan.

Adapun dolar jatuh terhadap Euro.

Pedagang mengatakan ada sedikit berita yang mendukung penguatan Euro, meskipun beberapa investor telah memposisikan penguatan baru terjadi di tahun depan.

Meskipun berada pada posisi statis di kuartal keempat, harga emas naik sepuluh persen tahun ini, berada pada jalur kenaikan tahunan terbesar sejak tujuh tahun terakhir

Melemahnya dolar, kekhawatiran geopolitik yang berpusat di Korea Utara, dan penurunan suku bunga AS memberi pengaruh.

“Secara teknis, emas bergerak ke level tertinggi pada tahun ini,” kata Amit Kumar Gupta, dari Accroit Financial Services.

Harga emas menguat seiring transaksi perdagangan positif selama sepekan.

Seperti diketahui, data ekonomi AS positif dapat dorong bank sentral AS atau the Federal Reserve kembali perketat kebijakan moneter dengan menaikkan suku bunga.

Rilis data ekonomi keluar antara lain, data pesanan barang tahan lama naik 1,3 persen pada November lalu

Sementara itu, konsumsi melompat pada November. Diikuti penjualan rumah baru menguat  persen pada November.

Sementara itu, indeks harga PCE naik menjadi satu koma delapan persen dari Oktober di kisaran satu koma enam persen.

Inflasi inti di luar harga makanan dan energi menguat nol koma satu persen. Penguatan itu dorong secara tahunan, inflasi menjadi satu setengah persen pada November.

Harga emas untuk pengiriman Februari naik .

“Secara teknikal harga emas berjangka masih cenderung tertekan seiring aksi ambil untung dalam jangka pendek”

Harga emas mampu menguat di tengah indeks dolar AS naik

Sedangkan harga saham secara mingguan menguat usai pembuat kebijakan di AS menyetujui anggaran pemerintah.

Adapun pergerakan harga emas turut dipengaruhi pergerakan nilai tukar dolar AS. Dua aset ini biasanya cenderung berlawanan.

Imbal hasil surat berharga AS bertenor sepuluh tahun sedikit berubah  Sebelumnya imbal hasil surat berharga AS naik ke level tertinggi selama sembilan bulan.

Hal itu seiring optimisme pertumbuhan ekonomi usai reformasi pajak AS disetujui.

Komentar