Usai Jatuh, Harga Emas Naik Rp 3 Ribu Per Gram

Penulis: Darmansyah

Jumat, 26 Juli 2013 | 11:44 WIB

Dibaca: 0 kali

Akhir pekan yang menggembirakan bagi harga emas. Baik di pasar domestic maupun global, emas menjadi primadona perdagangan. Di Logam Mulia, PT Antam Tbk harga emas yang terjengkang pada Kamis kemarin sebesar Rp 4.000 per gram, hari ini, Jumat 26 Juli 2013, bergerak naik kembali.Rp 3.000 untuk setiap gramnya.

Dengan kenaikan ini harga emas untuk setiap gramnya yang dijual Antam akhirnya ditutup di Rp 505.000 per gram. Hari Rabu, pekan ini, harga emas Antam sempat bertengger diangka Rp 506 per gram untuk kemudian turun Rp 502.000 dan kini memantapkan diri di angka Rp505.000 setiap gramnya.

Sementara itu harga jual emas batangan konsumen ke Logam Mulia atau harga buyback naik dari Rp 435.000 per gram ke Rp 438.000 setiap gramnya.

Berikut harga emas batangan yang dijual oleh Logam Mulia Antam hari ini, pecahan 1 gram Rp 505.000, pecahan 5 gram Rp 2.380.000, pecahan 10 gram Rp 4.710.000 dan pecahan 25 gram Rp 11.700.000

“Untuk transaksi pembelian Emas Batangan datang Langsung ke PT Antam Tbk Jakarta setiap harinya kami batasi hingga maksimal 150 nomor antrian saja,” jelas Antam dalam keterangannya.

Kenaikan harga emas di Anta mini di picu oleh membaiknya harga emas global. Harga emas kembali bersinar untuk pertama kalinya dalam tiga hari setelah ada laporan banyak orang Amerika Serikat mengajukan tunjangan pengangguran.

Data ini tentu meningkatkan keyakinan Federal Reserve untuk mempertahankan stimulus untuk memacu pertumbuhan ekonomi.

Departemen Tenaga Kerja mengatakan, klaim pengangguran AS naik 7.000 menjadi 343.000 orang dalam pekan yang berakhir 20 Juli. Sebelumnya, rencana The Fed untuk melanjutkan stimulus membuat harga emas bersinar dan reli 8,6 persen bulan ini, kenaikan bulanan terbesar sejak Januari 2012.

“Ini semua karena data AS dan The Fed,” kata Chris Gaffney, analis senior di Wealth Management EverBank.

Harga emas berjangka untuk pengiriman Desember naik 0,7% dan menetap di US$ 1.329,50 per ounce di Comex pada pukul 1:44 waktu New York. Harga emas ini merosot 21% tahun ini karena dolar naik 4,1% terhadap 10 mata uang utama. Penurunan harga logam terjadi karena investor kehilangan kepercayaan pada emas sebagai tempat lindung nilai.

Logam mulia diproyeksikan tetap di bawah tekanan di paruh kedua tahun ini karena investor mengurangi kepemilikannya. Demikian proyeksi dari ABN Amro Group NV mengatakan dalam laporannya hari ini.

ABN Amro Group NV memperkirakan, harga emas bisa mencapai rata-rata US$ 1.000 tahun depan dan US$ 840 di tahun 2015. Sementara itu, perak berjangka untuk pengiriman September naik 0,7% menjadi US$ 20,154 per ounce di Comex.

Di New York Mercantile Exchange, harga platinum berjangka pengiriman Oktober turun 0,5% menjadi $ 1.447,90 per ounce. Palladium berjangka untuk pengiriman September merosot 0,6% menjadi US$ 740,75 per ounce.

Komentar