Sudah Murah, Harga Emas Tertekan

Penulis: Darmansyah

Selasa, 18 November 2014 | 09:44 WIB

Dibaca: 0 kali

Hari ini, Selasa, 18 November 2014, harga emas batangan Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk atau Antam tidak berubah dibandingkan perdagangan hari sebelumnya, Senin kemarin. Harga pembelian atau dikenal dengan “buyback” juga mengalami stagnan.

Seperti dikutip “nuga” dari situs resmi Logam Mulia Antam, Selasa pagi, harga emas Antam tercatat Rp 520.000 per gram. Sama dengan hari sebelumnya.

Sedangkan harga buyback emas Logam Mulia Antam masih sama di posisi Rp 461.000 per gram.

Dengan stagnannya harga emas di Antam ini maka perusahaan itu masih menjualnya seperti hari sebelumnya. Untuk ukuran 500 gram dijual dengan harga Rp 240.300.000, 250 gram Rp 120.250.000, 100 gram Rp 48.150.000, 50 gram Rp 24.100.000, 25 gram Rp 12.075.000 dan 10 gram Rp 4.860.000.

Untuk ukuran yang lebih kecil, 5 gram Antam menjual Rp 2.455.000 sedangkan satu gram Rp 520.000

Setelah mengalami pekan yang buruk, hari ini, Selasa 18 November17 November 2014, harga emas global terus berada di bawah tekanan karena dolar Amerika Serikat melonjak ke level tertinggi.

Walau pun di tekan secara terus menerus oleh menguatnya dollar, emas berhasil menahan kerugian pada akhir sesi.

Penguatan greenback dan optimistis pada pemulihan ekonomi, menjaga Keuntungan emas sebagai logam sering terlihat sebagai investasi alternatif. Ekonomi yang kuat juga bisa mendorong Federal Reserve AS untuk segera menaikkan suku bunga.

Seperti dikutip “nuga, Senin pagi dari “Reuters,” emas jenis Spot telah turun menjadi USD1.185,14 per ounce, setelah naik pada hari Jumat. Namun, data ekonomi AS dan penjualan ritel yang kuat serta sentimen konsumen, membuat bullion berhasil memangkas kerugian.

Sentimen bearish di pasar membuat Hedge fund dan manajer keuangan memangkas kepemilikan merka dalam emas berjangka. Namun, investor legendaris George Soros telah memotong kepemilikannya di Barrick Gold Corp dan beberapa emas mlik ETF perusahaan pertambangan.

The Swiss National Bank mengulangi referendum untuk meningkatkan cadangan emas. Ini dilakukan untuk memangkas risiko melemahnya franc terhadap euro selama diperlukan.

Menurunnya harga emas global tidak membuat permintaan dari pasar meningkat. Permintaan emas pada kuartal III-2014 turun dua persen menjadi hanya 929 ton, dibandingkan kuartal sebelumnya yang sebanyak 964 ton.
Menurut laporan dari World Gold Council, jumlah permintaan emas kuartal III tahun ini memang merupakan tingkat paling rendah sejak kuartal IV tahun 2009.

Ketidakjelasan harga emas membuat investor menahan diri untuk membeli emas. Tercatat harga emas dunia pada kuartal ketiga mencapai USD1.325 per once, namun selama periode tiga bulan terakhir dibanderol USD 1.208. Terakhir tercatat emas diperdagangkan seharga USD1.160.

Di China, permintaan akan emas juga mengalami penurunan sebesar empat persen pada tahun ini, dengan total 534 ton. Tapi India malah menunjukan hal yang sebaliknya, permintaan akan emas melonjak hingga enam puluh persen ke angka 183 ton pada kuartal saat ini.

Investor di India tetap tertarik untuk membeli emas berkat perubahaan pemerintahan di India yang saat ini dipimpin oleh Perdana Menteri Narendra Modi.

Komentar