Setelah “Ngadat,” Emas Naik Rp 4 Ribu

Penulis: Darmansyah

Kamis, 26 September 2013 | 11:44 WIB

Dibaca: 0 kali

Kenaikan harga emas global, pagi ini, Kamis, 26 September 2013, menggerak harga jual emas logam mulia di PT Aneka Tambang Tbk atau Antam setelah kemarin, Rabu, ngadat dan tidak bergerak. Seperti dikutip dari situs logam mulia, pagi tadi , Kamis, harga emas terkecil yang dijual Antam sudah sampai pada harga Rp 538.000 per gram, atau naik Rp 4.000 per gram dibanding perdagangan kemarin.

Untuk pembelian kembali emas milik Antam yang dikenal dengan istilah “Buyback” untuk setiap gram emas produk Antam dipatok Rp 487.000 per gram, naik Rp 4.000 per gram. Harga jual emas Anta mini menguat karena pasar emas utama dunia di New York kembali menguat, setelah kemarin sempat mengambil jeda.

Laman situs “blomberg” pagi ini memberitakan harga emas global naik hampir satu persen, didorong oleh beberapa pembelian aset safe haven, yang disebabkan oleh ketidakpastian pembicaraan anggaran Amerika Serikat. Para anggota Kongres AS sedang berjuang untuk mencegah default utang federal.

Pergerakan harga emas di New York, menurut “blomberg” disebabkan oleh belum sepakat anggota Kongres dari Republik terhadap peningkatan batas utang yang harus rampung sebelum Oktober. Yang pasti, hasil pembicaraan anggaran ini mengirim US Treasury, obligasi AS, lebih tinggi sementara ekuitas AS jatuh .

Emas naik ke rekor USD1.920 per troy ons, pada September 2011, di tengah kekhawatiran atas krisis plafon utang AS pertama. Saat itu, AS yang dihadapkan dengan kemungkinan bahwa negara dengan ekonomi terbesar di dunia ini, tidak akan mampu membayar bunga utang.

“Kami tidak membayangkan pasar emas akan mengalami euforia yang sama selama krisis plafon utang pada pertengahan 2011. Meskipun demikian, kekhawatiran plafon utang AS dipandang positif pada emas batangan,” kata kepala analis logam mulia HSBC, James Steel, seperti dilansir dari Reuters, Kamis.

Emas jenis Spot naik USD10,01 atau 0,8 persen ke USD1.332,60 per troy ons. Sementara emas AS, Comex Gold untuk pengiriman Desember naik USD19,90 atau 1,5 persen ke USD1.336,20 per troy ons. Volume perdagangan sekira 10 persen di bawah rata-rata 30 hari perdagangan.

Logam juga menerima dorongan dari Dana Moneter Internasional (IMF), yang melaporkan bahwa bank sentral terus meningkatkan cadangan emas pada Agustus, dengan Rusia membeli hampir 13 ton.

Dengan kenaikan harga emas globa ini, harga jual di Antam mulai bergerak mengikuti kenaikan harga jual emas terkecil sebesar Rp 4.000 per gram. Untuk harga du gram milik Antam kini dibanderol Rp 1.036.000 atau Rp 518.000 per gram. Emas ukuran 2,5 gram dijual Rp1.285.000 per bar, dengan harga per gram Rp514.000. emas 3 gram dihargai Rp1.536.000 per bar, dengan harga per gram Rp512.000.

Emas ukuran 4 gram dijual Rp2.036.000 per bar, dengan harga per gram Rp509.000. Emas 5 gram dibanderol Rp2.545.000 per bar atau Rp509.000 per gram. Emas 10 gram dijual Rp5.040.000 juta per bar atau Rp504.000 per gram.

Emas 25 gram dijual Rp12.525.000 atau Rp501.000 per gram. Emas 50 gram Rp25.000.000 per bar atau Rp500.000 per gram. Sementara emas ukuran 100 gram dibanderol Rp49.950.000 per bar atau Rp499.500 per gram.

Sedangkan emas 250 gram dijual dengan harga Rp124.750.000 per bar, dengan harga per gram Rp499.000, dan emas 500 gram dijual pada harga Rp249.300.000 per bar, dengan harga per gram Rp498.600

Komentar