Setelah Naik Emas Menyusut Kembali

Penulis: Darmansyah

Selasa, 25 November 2014 | 09:45 WIB

Dibaca: 0 kali

Setelah sempat naik sebesar Rp 3.000 per gram pada pembukaan perdagangan awal pekan, Senin kemarin, 24 November 2014, harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk, atau Antam, hari ini, Selasa, 25 November 2014, kembali menyusut, atau turun, sebesar Rp 2.000 per gram.

Pelemahan harga emas Antam ini disebabkan lesunya perdagngan emas dunia akibat menguat dollar dan perbaikan ekonomi Amerika Serikat.

Harga jual emas PT Aneka Tambang untuk ukuran satu gram dibanderol seharga Rp 520.000 per gram dari sebelumnya Rp 522.000 per gram.

Mengutip situs resmi logammulia, Selasa pagi, “nuga” mencatat harga pembelian kembali atau “buyback” emas tetap di Rp 465.000 per gram.

Dengan penurunan harga emas ini, Antam melakukan koreksi harga. Untuk emas ukuran 500 gram Antam menjualnya dengan harga Rp 240.300.000, 250 gram Rp 120.250.000, 100 gram Rp 48.150.000, 50 gram Rp 24.100.000 dan 25 gram Rp 12.075.000

Untuk ukuran yang lebih kecil Antam menjual emas ukuran 10 gram Rp 4.860.000, 5 gram Rp 2.455.000 dan satu gram Rp 520.000

Di pasar global harga emas sedikit tertekan meskipun tetap stabil di level USD1.200 per ounce. Emas tertekan karena para investor mengamati data ekonomi Amerika Serikat dan penguatan dolar.

Seperti dikutip “nuga” dari situs “Reuters,” Selasa pagi, 25 November 2014, spot emas berada di level USD1.197,21 per punce. Logam turun setelah China memutuskan untuk menaikkan suku bunga.

Sementara itu, para investor juga menunggu data ekonomi AS yang akan segera dirilis, dan tentunya akan berdampak pada dolar.

Pelaku pasar berharap ada langkah-langkah akomodatif dari bank sentral Eropa untuk mendorong permintaan logam mulia. Pelaku pasar berusaha untuk melindungi kekayaan mereka dari dampak pengurangan karena kebijakan-kebijakan tersebut.

Adapun harga logam lainnya seperti spot silver naik ke USD16,47 per ounce, platinum juga naik ke USD1.205 per ounce, palladium naik ke USD790,4 per ounce. Comex silver naik ke USD16,475 per USD

Komentar