Sebagai Gubernur BI, Agus Mampu Amankan Kebijakan Moneter

Penulis: Darmansyah

Rabu, 27 Maret 2013 | 13:25 WIB

Dibaca: 0 kali

Setelah lolos dari hadangan Senayan untuk menjadi Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardoyo, kini masih menteri keuangan, bertekad akan memperbaiki kinerja bank sentral itu dengan menuntas lima persoalan yang sekarang menjadi pekerjaan rumah penentu kebijakan moneter itu.

Sejumlah pekerjaan rumah, yang ia janjikan akan segera dibenahinya, begitu dilantik sebagai Gubernur BI, adalah mengendalikan inflasi agar tetap pada jalurnya, kebijakan nilai tukar. membangun dan mengembangkan sistem pembayaran yang aman, nyaman, dan efisien. Kasus-kasus fraud dan pencurian data nasabah seperti yang sering terjadi selama ini diharapkan tidak terjadi lagi di masa yang akan datang.

Ada pun yang keempat, Agus Martowardojo diminta mampu memimpin Bank Indonesia untuk mengupayakan perluasan akses terhadap layanan keuangan dan mendorong pengembangan sektor riil. “Ada concern ke pertanian dan usaha kecil,” ujar Harry. Selain itu, dia juga meminta kebijakan 20 persen kredit untuk UMKM terus berjalan.
Sedangkan yang kelima, Bank Indonesia harus terus berfokus untuk menjalankan koordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan

Sementara itu, Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi, Firmanzah, mengisyarat bahwa istana enyambut baik terpilihnya Agus sebagai Gubernur Bank Indonesia, di Komisi Keuangan Dewan Perwakilan Rakyat, Selasa malam.. Menteri Keuangan ini mendapat dukungan hampir dari seluruh anggota Komisi.
“Ada proses fit and proper test yang sangat demokratis sampai pada pemungutan suara, dan pada akhirnya ditetapkan Pak Agus sebagai Gubernur BI berikutnya,” kata Firmanzah di Bali Nusa Dua Convention Center, Rabu, 27 Maret 2013.
Meski demikian, Firmanzah menyatakan, Agus Martowardojo baru akan mengemban tugas barunya setelah masa jabatan Gubernur BI Darmin Nasution berakhir Mei nanti. “Secara de facto, Pak Agus memang bisa dikatakan sebagai Gubernur Bank Indonesia, tapi secara de jure kan belum dilantik,” ujarnya.
Firmanzah memastikan Agus Martowardojo tetap menjabat sebagai menteri hingga ada penetapan sebagai Gubernur Bank Indonesia oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Meski begitu, ia belum bisa menyebutkan nama pengganti Agus sebagai Menteri Keuangan. “Ditunggu saja,” ucap dia.
Komisi Keuangan DPR akhirnya memutuskan Agus Martowardojo sebagai Gubernur Bank Indonesia. Dari total 54 suara, sebanyak 46 suara menyetujui Agus sebagai Gubernur BI, tujuh suara menolak, dan satu suara abstain. Agus akan menjabat selama lima tahun di Bank Indonesia untuk periode 2013-2018.

Komentar