Pesta Harga Emas Global dan Lokal Terhenti

Penulis: Darmansyah

Jumat, 12 Agustus 2016 | 09:33 WIB

Dibaca: 0 kali

Setelah tiga hari menjalani “euphoria” kenaikan harga, hari ini emas dunia berbalik arah ke zona negatif pada penutupan perdagangan di Comex Exchane,  Kamis waktu New York, atau Jumat pagi WIB, 12 Agustus 2016

Seperti ditulis “Washington post,” penurunan harga emas karena tekanan yang cukup kuat dari penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat.

Harga emas untuk pengiriman Desember ditutup turun tipis di Divisi Comex New York Mercantile Exchange.

Di awal perdagangan, harga emas sempat menyentuh level terendah.

Harga logam mulia ini tertekan cukup dalam setelah Departemen Tenaga Kerja AS mengeluarkan data yang cukup positif.

Jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran mengalami penurunan.

Dengan membaiknya data tersebut menjadi pendorong rencana kenaikan suku bunga yang akan dibuat oleh Bank Sentral AS atau The Federal Reserve sebelum akhir tahun ini.

Sebelumnya harga emas terus menguat karena The Fed tak segera menjalankan kebijakan moneter tersebut.

“Ada banyak harapan di emas sebelum keluarnya data tenaga kerja tersebut. Tapi kemudian tampaknya harapan tersebut harus mereda,” jelas Bob Haberkorn, analis senior RJO Futures.

Pada akhir tahun lalu The Fed telah menaikkan suku bunga. Kebijakan moneter tersebut rencananya akan berlanjut pada tahun ini.

Namun sampai tengah tahun ini Bank Sentral AS tak segera merealisasikan kebijakan tersebut.

Tak kunjung naiknya suku bunga The Fed ini menjadi tenaga bagi emas untuk terus mencetak rekor tertinggi.

Langkah The Fed menahan suku bunga ini akan membuat dolar AS melemah dan mendorong kenaikan harga emas. Gerak emas memang selalu berlawanan arah dengan nilai tukar dolar AS.

Kebalikannya, jika persepsi pasar menunjukkan bahwa kemungkinan besar akan terjadi kenaikan suku bunga The Fed maka dolar AS akan menguat dan menekan harga emas.

Kenaikan bunga The Fed juga membebani emas karena logam mulia ini harus bersaing dengan instrumen investasi lain seperti obligasi yang memberikan dua keuntungan kepada investor. Selain kenaikan harga, obligasi juga memberikan bunga.

Sentimen lain yang akan mempengaruhi harga emas dalam waktu dekat ini adalah angka penjualan ritel di AS.

Jika angka penjualan tersebut membaik maka akan menekan lebih dalam harga emas

Logam emas berusaha menhapus sebagian besar kerugian yang terjadi karena rilis laporan dari sektor pekerjaan AS pada Jumat lalu.

Akhirnya harga emas kembali terkoreksi, ketika prospek kenaikan suku bunga the Fed membantu dan mendapat dukungan di pasar.

Pasar tampaknya akan berusaha untuk mengkonfirmasi beberapa data ekonomi seperti nonfarm payrolls AS untuk bulan Juni yang dirilis solid, rilis GDP yang optimis dan data produktivitas AS yang suram.

Seharusnya tidak mengherankan bahwa ekspektasi kenaikan suku bunga akan terkikis.

Jika dolar AS melemah akan menjadi pertanda baik untuk pergerakan emas untuk masuk ke dalam kondisi uptrend.

Harga emas telah meningkat sebesar dua puluh lima persen pada semester pertama di tahun ini dan berada dalam kinerja terbaik sejak tiga puluh enam tahun silam

Permintaan emas juga melonjak dalam enam bulan terkahir hingga bulan Juni, didorong oleh penggunaan suku bunga rendah dari beberapa bank sentral utama.

Pergerakan emas sangat berkinerja baik pada tahun ini dan investor menilai kepastian sebagai investasi safe haven.

Suku bunga negatif akan menjadi perhatian utama bagi investor, Brexit dan pemilihan umum di AS juga telah memainkan peran dalam mendorong permintaan.

Bersamaan dengan terjungkalnya harga emas global, emas batangan yang dijual PT Aneka Tambang Tbk Antam juga turun Rp 3.000 per gram pada perdagangan Jumat pagi  ini.

Harga jual emas Antam tercatat Rp 608 ribu per gram pada Jumat  kemarin. Sedangkan pada perdagangan sehari sebelumnya, harga emas Antam di angka Rp 611 ribu per gram.

Demikian pula harga pembelian kembali atau buyback emas Antam juga turun.

Harga buyback emas Antam turun Rp 2.000 per gram menjadi Rp 558 ribu per gram. Sebelumnya harga emas Antam dipatok Rp 560 ribu per gram.

Itu artinya jika Anda ingin menjual emas, maka Antam akan membelinya Rp 558 ribu per gram.

Pembayaran buyback dengan volume di atas 1 kilogram akan dilakukan maksimal dua hari setelah transaksi dengan mengacu pada harga buyback hari transaksi.

Antam menjual emas dengan ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram. Hingga pukul 08.24 WIB, beberapa ukuran emas di Antam sudah ludes terjual. Ukuran emas Antam yang ludes terjual antara lain ukuran 10 gram, 25 gram, 50 gram, 100 gram dan 500 gram

Komentar