Pagi Ini Harga Emas Global Amblas Lagi

Penulis: Darmansyah

Rabu, 1 Maret 2017 | 09:35 WIB

Dibaca: 1 kali

Harga emas berjangka di pusat pasar global, Comex Mercantil Exchange, hari ini, Rabu pagi WIB, benar-benar tumbangdi hari penutupan  Februari.

Namun begitu  jika dihitung dari awal bulan, harga logam mulia ini masih mampu menguat.

Mengutip marketwatch, , harga emas untuk pengiriman April turun  Sedangkan pada bulan ini, harga emas untuk kontrak April, merupakan kontrak yang paling aktif diperdagangkan

Pada Februari, harga emas sempat menyentuh  harga tertingginya dan merupakan level paling topi sejak 10 November.

“Ketidakpastian kembali hadir dan meningkatnya risiko geopolitik di beberapa negara mendorong aksi beli pada aset-aset safe haven seperti emas,” jelas analis FXTM, Lukman Otunuga.

“Logam mulia masih akan kembali menguat jika melihat dari data-data yang ada. Jika dolar AS terus terdepresiasi maka penguatan harga emas bakal cukup tajam.

Namun memang, pada perdagangan Selasa para pelaku pasar sedikit berhati-hati.

Hal tersebut yang membuat harga emas turun pada perdagangan di akhir Februari.

Alasannya, mereka lebih memilih untuk menunggu pidato Presiden AS Donald Trump di depan kongres.

Para analis melihat bahwa harga emas akan bisa mempertahankan keperkasaan dan kembali mencetak rekor teringgi jika memang sinyal dari Trump mengenai pemotongan pajak tak segera keluar.

“Emas bisa menyentuh US$ 1.300 per ounce dalam beberapa bulan ke depan,” jelas Analis AvaTrade Adrienne Murphy.

Namun memang, selain Trump, Kenaikan suku bunga Bank Sentral AS juga menjadi penekan harga emas.

Jika Bank Sentral AS tak menaikkan suku bunga pada Maret ini maka harga emas bisa melonjak. Namun jika menaikkan maka penguatan emas tertahan.

Sebelumnya, harga emas mendapatkan dorongan dari pelemahan dolar Amerika Serikat  usai bank sentral AS atau the Federal Reserve mengindikasikan menaikkan suku bunga lebih cepat.

Pada perdagangan pekan lalua, indeks dolar AS sempat ke level tertinggi sejak 12 Januari usai presiden the Fed Philadelphia Patrick Harker mengatakan dukungan kenaikan suku bunga dilakukan secepatnya asal data mendukung.

Akhir-akhir ini, harga emas berada di kisaran sempit yang dipengaruhi bursa saham. Ditambah ada penurunan permintaan dari Asia pada Januari.

“Ini kelihatan kalau bursa saham menjadi pilihan ketika terus menguat sehingga mencegah harga emas untuk lanjutkan penguatan signifikan. Tampaknya risiko lebih tinggi diminati,” kata Carsten Fritsch, Analis Commerzbank.

Harga emas mencapai posisi tertinggi dalam tiga setengah bulan terimbas melemahnya dolar yang jatuh ke level terendah dalam satu

Pasar emas  memang sempat menggeliat usai Menteri Keuangan Steven Mnuchin mengatakan bahwa setiap langkah kebijakan pemerintahan Presiden Donald Trump mungkin hanya memiliki dampak terbatas tahun ini, meskipun ia ingin melihat adanya reformasi pajak digulirkan pada Agustus.

Banyak yang menilai perlu kerja keras terkait rencana pengurangan pajak yang seperti Mnuchin sebutkan telah menjadi prioritas utama, dan
investor bertaruh ini akan mendorong pertumbuhan dan inflasi pada tahun ini.

Pasar saham global utama memang telah jatuh karena keyakinan investor berkurang jika kebijakan Trump akan menguntungkan pertumbuhan ekonomi. Hal ini kemudian diikuti melemahnya dolar.

“Denominasi dolar membuat logam safe haven berharga ini meningkat setelah sebelumnya Wall Street berulang kali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa dan meskipun dolar mendekati level tertingginya dalam multi-tahun tertinggi,” ujar Fawad Razaqzada, Analis Teknis untuk
Forex.com.

Komentar