Jauhi Saja Investasi Emas!

Penulis: Darmansyah

Jumat, 13 Desember 2013 | 10:34 WIB

Dibaca: 0 kali

Investasi emas? “Jauhi saja,” saran para analis investor tentang komoditi logam mulia itu. Kepada para peminat yang ingin membeli emas untuk disimpan, pengamat malah dengan ekstrim mengatakan, lupakan untuk sementara.

Di pasar global, harga emas berjangka, seperti ditulis situs “Bloomberg,” dan dikutip oleh “nuga.co,” Jumat, 13 Desember 2013, telah jatuh di dasar jurang terburuk untuk satu pekan perdagangan.

Di divisi COMEX New York Mercantile Exchange harga emas turun dalam hitungan satu hari terbesar sejak 1 Oktober 2013. Harga emas tertekan kekhawatiran Federal Reserve AS akan mengurangi pembelian obligasinya di pertemuan kebijakan mendatang.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Februari turun 32,3 dollar AS, atau 2,57 persen, menjadi ditutup pada 1.224,9 dollar AS per ounce.

Para pejabat The Fed dijadwalkan akan mengadakan pertemuan penting pada Selasa dan Rabu pekan depan. Analis pasar berpendapat bahwa kesempatan The Fed untuk memutuskan penarikan kembali pembelian obligasinya pada pertemuan tersebut sangat tinggi. Hal itu memicu dollar AS menguat sehingga membuat negatif untuk emas.

Data ekonomi yang dirilis Kamis juga mendukung kemungkinan pengurangan program pembelian obligasi The Fed. Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa penjualan ritel secara keseluruhan di negara itu naik dalam penyesuaian musiman 0,7 persen pada November, terbesar sejak Juni, sementara persediaan pada bisnis AS naik 0,7 persen pada Oktober, jauh di atas ekspektasi pasar.

Jumlah klaim awal untuk tunjangan pengangguran dalam pekan yang berakhir 7 Desember naik sebesar 68.000 menjadi 368.000, menurut data Departemen Tenaga Kerja AS yang dirilis Kamis. Tetapi, ekonom percaya bahwa volatilitas tersebut adalah normal jika mempertimbangkan untuk musim liburan.

Perak untuk pengiriman Maret kehilangan 90,3 sen, atau 4,44 persen, menjadi ditutup pada 19,453 dollar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari turun 20,8 dollar AS, atau 1,5 persen, menjadi ditutup pada 1.364,4 dollar AS per ounce.

Sementara itukantor berita “reuter,” dalam analisnya mingguannya menyatakan, harga emas yang diperdagangkan mendekati level terendah dalam seminggu, setelah data penjualan ritel Amerika Serikat menunjukkan perbaikan.

Melansir Reuters, Jumat, 13 Desember 2013, emas jenis Spot emas naik USD2 atau 0,2 persen ke USD1.225,60 per troy ons, setelah jatuh 2,2 persen pada sesi sebelumnya ke level terendah USD1.223,30 per troy ons.

Sementara emas berjangka AS, Comex Gold, untuk pengiriman Desember ikut menguat 1,9 pon atau 0,16 persen menjadi USD1.226,8 per troy ons. Sementara, Perak juga mengalami penurunan mencapai 4 persen semalam.

Data kemarin menunjukkan bahwa penjualan ritel AS naik ke level terkuat pada November ini, tanda lain dari perbaikan ekonomi ini bisa mendorong Federal Reserve mulai mengurangi stimulusnya segera. Emas telah kehilangan 27 persen dari nilainya tahun ini dan menuju penurunan tahunan pertama dalam 13 tahun terakhir.

Di sisi lain, Impala Platinum, produsen terbesar kedua di dunia, mengatakan pembicaraan upah dengan AMCU serikat tetap menemui jalan buntu, setelah kedua belah pihak bertemu pada hari Kamis, dan negosiasi akan dilanjutkan pada 2014.

Komentar