Hari Pertama Agustus Harga Emas Cerah

Penulis: Darmansyah

Senin, 1 Agustus 2016 | 10:48 WIB

Dibaca: 0 kali

Hari pertama Agustus 2016, Senin pagi WIB, situasi perdagangan emas regional dan domestik, ditandai dengan kondisi cerah lewat kenaikan tipis logam mulia ini  sebagai isyarat tentang masih akan terjadinya lonjakan harga di hari-hari mendatang.

Di pasar lokal, emas yang dijual batangan yang dijual PT Aneka Tambang Tbk, atau Antam, mengalmi kenaikan tipis, Rp 1.000 per gram dan mengukuh harga per bgramnya sebesar Rp  609.000.

Kenaikan ini juga memberi sinyal tentang akan terjadinya penguatan harga emas yang terus menerus bersamaan dengan buruknya pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat dan jatuhnya nilai tukar dollar.

Para pengamat, seperti ditulis laman situs “reuter,” 01 Agustus 2016, mengingatkan bahwa harga emas akan terus memperluas penguatannya dengan naik ke level tertinggi dua mingguan karena data terbaru ekonomi AS menggambarkan tekanan

Kondisi ini telah meredupkan prospek kenaikan suku bunga pada tahun 2016.

Logam emas terdorong kembali ke atas level USD 1350.00 per troy ounce untuk pertama kalinya sejak 12 Juli.

Seperti yang telah diperkirakan, The Fed memang menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam hampir satu dekade, namun revisi negatif GDP untuk Q4 tahun 2015 telah membuat tingkat pertumbuhan tahunan hanya nolkom sembilan persen dan tidak heran bahwa pada kuartal berikutnya tekanan akan semakin terasa.

Saat ini ada kemungkinan langkah selanjutnya dari the Fed adalah menurunkan suku bunga daripada menaikkan.

Seperti yang diperkirakan, BoJ menawarkan akomodasi lebih lanjut sebanyak dua kali lebih banyak pada pembelian ETF.

Pasar terlihat underwhelmed.

Tetapi, jangan takut: “BoJ berpikir bahwa penurunan suku bunga masih dapat dilakukan dan peningkatan pembelian aset menjadi pilihan terbaik,” menurut pernyataan Gubernur BoJ Kuroda menyusul keputusan kebijakan.

BoJ akan memulai penggunaan suku bunga negatif dan program pembelian aset besar-besaran pada bulan September. Intinya: kebijakan moneter Über-akomodatif masih berlaku dan akan terus berlaku.

Suku bunga yang lebih negatif. Quantitative Easing. Lebih banyak utang merupakan pertanda baik bagi emas.

Melemahnya dolar AS sering memberikan lebih banyak ruang gerak untuk logam emas, yang berdenominasi dalam mata uang dolar.

Pelemahan dolar AS sering memberikan sayap untuk logam emas karena aset yang berdenominasi dolar lebih murah bagi investor dari negara lain ketika dolar jatuh. Dolar yang lebih murah akan meningkatkan tawaran bagi investor untuk membeli emas

Kondisi pasar emas di dalam negeri, terutama yang  dijual oleh PT Aneka Tambang Tbk  atau Antam naik Rp 1.000 pada Senin pagi WIB menjadi Rp 609 ribu per gram jika dibanding dengan akhir pekan lalu yang tercatat Rp 608 ribu per gram.

Begitu pula dengan harga pembelian kembali atau buyback naik Rp 1.000 menjadi Rp 558 ribu per gram.

Itu artinya jika Anda ingin menjual emas, maka Antam akan membelinya Rp 558 ribu per gram.

Pembayaran buyback dengan volume di atas 1 kilogram akan dilakukan maksimal dua hari setelah transaksi dengan mengacu pada harga buyback hari transaksi.

Antam menjual emas dengan ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram. Hingga menjelang siang WIB,  beberapa ukuran emas di Antam sudah ludes terjual.

Komentar