Harga Emas Dunia Kembali Terhempas

Penulis: Darmansyah

Kamis, 7 Juni 2018 | 09:33 WIB

Dibaca: 0 kali

Harga emas global di Merchantil Exchange Comex, New York, hari ini, Kamis, 07 Juni,  terhempas bersamaan dengan munculnya data defisit  perdagangan Amerika Serikat yang menyempit.

Selain itu, melemahnya harga emas juga  dipicu  aksi investor  yang mengamati pertemuan negara-negara G7 pada akhir pekan ini.

Pada awal sesi, harga emas sempat menguat usai dolar Amerika Serikat  melemah

Harga emas untuk pengiriman Agustus turun nol komasatu  persen per ounce.

Pejabat pemerintahan negara G7 akan bertemu di Kanada pada akhir pekan ini.

Kemungkinan menteri keuangan negara G7 akan menegur langkah pemerintah AS di bawah pimpinan Donald Trump terkait tarif impor perdagangan.

“Meskipun perdagangan global tetap menjadi isu dominan, pergerakan harga emas juga membutuhkan katalis baru untuk mempercepat pergerakan harga emas,” ujar Analis FXTM Lukman Otunuga, seperti dikutip dari laman Marketwatch, Kamis pagi WIB.

Adapun katalis yang sangat dibutuhkan saat ini bisa dalam bentuk Presiden AS Donald Trump dapat menciptakan kekacauan dan ketidakpastian selama konferensi tingkat tinggi

Investor mungkin mendapatkan tanda-tanda kekhawatiran mereda usai Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin membebaskan Kanada dari tarif logam.

Selain itu, China menawarkan untuk membeli barang AS senilai tujuh pulouh miliar dollarr agar Trump meredakan ancaman tarifnya.

“Perang dagang adalah satu-satunya faktor memberikan dukungan untuk harga emas. Pembalasan adalah tindakan yang dimiliki oleh pelaku pasar, konsekuensi langsung dari tindakan Trump,” kata Naeem Aslam, Analis Think Markets.

Meksiko menyatakan produk AS yang ditargetkan kena impor senilai tiga miliar dollar untuk barang termasuk apel. Ini sebagai pembalasan dari penerapan pengenaan impor baja dan aluminium Meksiko oleh AS.

Sementara itu, data ekonomi AS menunjukkan defisit AS menyusut  pada April. Neraca perdagagan itu terjadi sebelum tarif Trump berlaku.

Defisit AS turun ke level terendah dalam tujuh bulan. Namun masih ada kesenjangan pada tahun ini, dan akan lebih melebar ke level tertinggi dalam satu dekade.

“Aspek lain di mana harga emas akan melihat sejumlah dampak dari pertemuan the Federal Reserve yang akan datang. Diharapkan the Federal Reserve akan menaikkan suku bunga lagi. Kekuatan dalam indeks dolar AS bisa mendorong harga emas kembali ke posisi terbaiknya,” ujar Aslam.

The Federal Reserve akan rilis pernyataan kebijakan moneternya. Kenaikan suku bunga riil berdampak pada biaya harga emas. Hal tersebut juga mendorong investor mengalihkan dana ke aset berisiko seperti saham.

Indeks dolar AS pun turun  usai diperdagangkan di level terendah.

Pada perdagangan Rabu waktu setempat, harga perak untuk pengiriman Juli naik Harga tembaga naik dua persen

Sementara itu harga emas lokal yang diperdagangkan PT Aneka Tambang Tbk atau Antam, hari ini, Kamis, 07 Juni, tetap di posisi Rp 650 ribu per gram

Pada perdagangan kemarin, harga emas Antam di posisi Rp 650 ribu per gram.

Sementara harga pembelian kembali atau buyback emas Antam turun Rp 1.000 menjadi Rp 575 ribu per gram.

Harga buyback ini adalah jika Anda akan menjual emas, maka Antam akan membelinya di harga Rp 575 ribu per gram. Pada perdagangan kemarin, harga buyback emas Antam di posisi Rp 576 ribu per gram.

Pembayaran buyback dengan volume di atas satu kilogram  akan dilakukan maksimal dua hari setelah transaksi dengan mengacu pada harga buyback hari transaksi.

Antam menjual emas dengan ukuran mulai satu gram hingga lima ratus gram.

Hingga menjelang siang  WIB, seluruh emas Antam masih tersedia.

Komentar