Hari Ini Harga Emas Antam Terhempas

Penulis: Darmansyah

Senin, 4 Mei 2015 | 11:42 WIB

Dibaca: 5 kali

Harga emas, hari ini, Senin, 04 Mei 2015, di tingkat global terjun bebas, terutama pada perdagangan berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange, dan berdampak pada perdagangan emas domestik yang dijual Pt Aneka Tambang Tbk, atau Atman.

Di Jakarta, Antam menjual emas batangan miliknya dengan harga yang terhempas sebesar Rp 6.000 per gram. Kkejatuhan harga ini merupakan yang terburuk di awal perdagangan bulan Mei, menyebabkan harga emas mundur kembali dari level tertinggi tiga mingguan.

Penyebab jatuhnya harga emas di tingkat global ini karena aksi ambil untung.

Seperti dilansir Xinhua, aksi ambil untung telah menempatkan lebih banyak tekanan pada logam mulia, mengimbangi dukungan dari pertumbuhan ekonomi AS yang suram di kuartal pertama.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni turun dan menetap di 1.210 dolar AS per ounce.

Emas mengambil beban tekanan jual karena aksi ambil untung pada Rabu, setelah mereka naik lebih dari tiga persen dalam dua hari terakhir ke tertinggi dalam tiga minggu.

Harga emas memangkas kerugiannya setelah pemerintah AS melaporkan ekonomi pada kuartal pertama hampir terhenti, jauh lebih rendah dari yang diharapkan, yang menarik dolar AS dan saham turun, sehingga mengangkat permintaan investasi “safe haven” untuk logam mulia.

Produk domestik bruto AS meningkat pada tingkat tahunan di kuartal pertama tahun ini, menurut perkiraan awal yang dirilis oleh Departemen Perdagangan AS.

Para analis mengindikaskan bahwa angka itu bisa menawarkan banyak pemicu bagi Federal Reserve yang ingin menunda sinyal kenaikan suku bunga pertama, yang akan positif untuk emas, meskipun angka lemah kuartal pertama terlihat kemungkinan karena faktor-faktor seperti cuaca.

Investor akan mencari petunjuk untuk waktu kenaikan suku bunga pertama bank sentral sejak Resesi Besar dari pernyataan pasca pertemuan kebijakan Fed pada Rabu.

Emas mengambil beban tekanan jual karena aksi ambil untung pada Rabu, setelah mereka naik lebih dari tiga persen dalam dua hari terakhir ke tertinggi dalam tiga minggu.

Harga emas memangkas kerugiannya setelah pemerintah AS melaporkan ekonomi pada kuartal pertama hampir terhenti, jauh lebih rendah dari yang diharapkan, yang menarik dolar AS dan saham turun, sehingga mengangkat permintaan investasi “safe haven” untuk logam mulia.

Emas sempat mengambil keuntungan pada awal pekan lalu setelah data GDP AS untuk kuartal 1 terlihat suram.

Spekulasi kenaikan Fed rate terus terombang-ambing berdasarkan data ekonomi AS yang terbaru. Namun, pernyataan kebijakan FOMC terbaru menunjukkan bahwa bank sentral tidak akan terburu-buru untuk menaikkan suku bunga.

The Fed akan tetap sabar, mengingat melemahnya data pekerjaan pada bulan Maret dan GDP AS Q1 yang dapat menahan laju pertumbuhan.

Sementara itu, tenggat waktu yang harus dikejar untuk kesepakatan Yunani terus menjadi perhatian pasar. Yunani seharusnya sudah memberikan daftar reformasi yang siap untuk dilaksanakan hingga pada akhir April dan hingga sekarang masih belum memiliki kesepakatan yang pasti hingga akhir Minggu.

Dan yang penting harus diingat bahwa dana bailout sebanyak € 7 Miliar masih belum akan menyelamatkan Yunani tetapi hanya memberi sedikit lebih banyak waktu.

Jika kesepakatan ini bekerja maka pihak kreditor hanya meminjamkan Yunani lebih banyak uang yang harus segera dikembalikan kepada kreditur untuk membayar pinjaman sebelum yang telah jatuh tempo dan ini semua terlihat cukup konyol.

Dilaporkan Bank Sentral Rusia mengumumkan pada minggu lalu di situsnya bahwa pada bulan Maret, Rusia telah membeli sekitar 30 ton emas sehingga membuat cadangan emasnya berjumlah 1238 metrik ton. Rusia sekarang menjadi pemegang emas terbesar kelima di dunia, menurut Dana Moneter Internasional.

Penimbunan emas yang dilakukan oleh Moskow akan berfungsi untuk meningkatkan nilai mata uang rubel dan stabilitas moneter. Rusia melihat penurunan kekuatan ekonomi dari Barat dan sedang sedang mempersiapkan ketika momen akan berubah.

Penjualan emas PT Aneka Tambang Tbk atau Antam hari ini, Senin, 04 Mei 2015, mengalami penurunan cukup dalam. Harga emas Antam turun Rp6.000 per gram. Dengan demikian, harga emas 1 gram dibanderol Rp545.000

Seperti dikutip dari logammulia, Senin (4/5/2014), harga pembelian kembali (buyback) kini diperdagangkan di Rp485.000 per gram.

Sementara itu harga emas 2 gram saat ini berada di harga Rp1.050.000 dengan harga Rp525.000 per gram, dan harga emas 2,5 gram parkir di Rp1.302.500 dengan harga per gram Rp521.000.

Harga emas 3 gram berada pada posisi Rp1.557.000 dengan harga per gram Rp519.000. Emas 4 gram dijual Rp2.064.000 dengan harga per gram Rp516.000. Emas 5 gram dijual Rp2.580.000 dengan harga per gram Rp516.000.

Harga emas 10 gram dijual Rp5.110.000 dengan harga per gram Rp511.000. Harga emas 25 gram dibanderol Rp12.700.000 dengan harga per gram Rp508.000, emas 50 gram dijual Rp25.350.000 dengan harga per gram Rp507.000.

Harga emas 100 gram dijual Rp50.650.000 dengan harga Rp506.500 per gram. Sedangkan emas 250 gram dijual pada harga Rp126.500.000 dengan harga penjualan per gram Rp506.000, dan emas 500 gram dijual Rp252.800.000 per bar dengan harga Rp505.600 per gram.

logam mulia com, cnbc dan xinhua

Komentar