Hari Ini Harga Emas Antam Melemah

Penulis: Darmansyah

Rabu, 18 Februari 2015 | 16:13 WIB

Dibaca: 0 kali

Hari ini, Rabu, 18 Februari 2015, sehari sebelum hari raya Imlek, harga emas batangan yang dijual PT Aneka Tambang Tbk, atau Antam, mengikuti tren global, melemah dibanding dengan harga sehari sebelumnya.

Seperti dikutip “nuga” dari situs resmi Logam Mulia Antam, Rabu pagi, harga emas Antam turun sebesar Rp 3.000 per gram.

Harga jual emas Antam tercatat Rp 544.000 per gram. Turun dibandingkan hari sebelumnya yaitu Rp 547.000 per gram.

Sementara harga buyback juga turun dari Rp 491.000 per gram menjadi Rp 488.000 per gram.

Penurunan harga ini menyebabkan seluruh pecahan eams Antam yang dijual Logam Mulia menyesuai dengan harga baru. Untuk ukuran 500 gram Antam menjual Rp 253.300.000, 250 gram Rp 126.250.000, 100 gram Rp 50.550.000, 50 gram Rp 25.300.000 dan 25 gram Rp 12.675.000

Untuk ukuran yang lebih kecil, 10 gram di jual Rp 5.100.000, 5 gram Rp 2.575.000, 4 gram Rp 2.060.000, 3 gram Rp 1.554.000, 2,5 gram Rp 1.300.000, 2 gram Rp 1.048.000 dan 1 gram Rp 544.000

Di pasar global, harga emas terus berada di bawah tekanan jual baru dan jatuh ke level lima minggu terendah karena pasar melihat Cina akan melakukan libur panjang Tahun Baru Imlek.

Pasar emas China akan tutup hingga minggu depan dikarenakan liburan Imlek dan negara-negara Asia lainnya juga ikut merayakan tahun baru Imlek pada hari Kamis.

Tekanan deflasi juga memainkan peran penting dalam pergerakan koreksi emas.

Deflasi di Yunani bergerak cepat pada bulan Januari. Inflasi di Inggris turun ke rekor rendah sehingga mendorong BoE untuk melakukan kebijakan baru

Putaran terakhir mengenai perundingan utang antara menteri keuangan zona Eropa dan Yunani kembali tersendat kemarin. Yunani meminta tuntutan lanjutan yang oleh Euro Grup disebut sebagai perjanjian yang, “tidak masuk akal” dan “tidak dapat diterima”.

Para menteri keuangan Eropa telah memberikan kesempatan kepada Yunani sampai Rabu malam untuk merespon perundingan yang tersendat .

Perdana Mentri Yunani, Tspiras cepat merespon dengan menyebut tawaran Euro Group adalah “provokatif” dan berjanji untuk tidak mundur dari janji-janji kampanye yang dibuat selama pemilu.

Sementara itu, arus keluar uang dari sistem perbankan Yunani dilaporkan bergerak cepat sehingga mendorong bank-bank di Yunani untuk mendesak bank sentral Yunani agar mencari likuiditas darurat tambahan dari ECB.

Di Ukraina, pertempuran kembali mengamuk meskipun kesepakatan gencatan senjata telah ditandatangani di pekan lalu. Kedua belah pihak tampaknya telah mengabaikan batas waktu yang dimulai pada hari Senin untuk memulai mengeluarkan senjata berat dari daerah yang diperebutkan.

Komentar