Hari Ini Emas Mencatat Harga Terbaiknya

Penulis: Darmansyah

Jumat, 1 April 2016 | 10:28 WIB

Dibaca: 0 kali

Harga emas sepanjang kuartal pertama tahun ini, Januari-Maret 2016, membubuhkan catatan terbaik sepanjang tiga puluh tahun terakhir lewat kinerjanya yang sangat rancak

Seperti dicatat oleh situs “bloomberg,” Jumat, 01 April 2016, bullion telah mendapatkan keuntungan dari sikap the Federal Reserve pada kebijakan yang telah melunakkan dolar.

Harga emas untuk pengiriman Juni naik Harga untuk kontrak teraktif melihat keuntungan sangat tipis – terendah dalam setahun – tapi emas telam melambung lebih dari enam belas persen pada tiga bulan pertama di 2016

Harga ini dicatatkan sebagai paling kuat sejak kuartal ketiga di 1986.

“Awal tahun reli emas mulai kehilangan momentum sebagai Maret berlalu, terutama karena profit taking dan akumulasi sangat besar dari posisi pendek dengan segmen iklan besar pedagang kertas emas di Comex,” kata Brien Lundin, editor Emas Newsletter dilansir dari Marketwatch, Jumat pagi WIB.

Tapi melihat lebih jauh ke tahun depan, Michael Armbruster, co-founder di Altavest, percaya bahwa emas kemungkinan akan mendapatkan keuntungan dari beberapa kunci “tailwinds.”

Tailwinds termasuk bank sentral pindah ke suku bunga negatif dan “investor mencari untuk diversifikasi ke investasi alternatif karena tingginya ketidakpastian politik AS dan pesan campuran dari Federal Reserve,” katanya.

Baru-baru ini, Gubernur the Fed Janet Yellen kembali menekankan kemungkinan untuk hanya melakukan kenaikan sederhana untuk suku bunga AS tahun ini, reaksi yang masih bergantung pada tanda-tanda kenaikan inflasi yang berkelanjutan.

Komentar Yellen tersebut membuat dolar lebih rendah.

Hari ini emas kembali bergerak rebound, mengurangi kerugian di sesi sebelumnya karena pergerakan saham tampaknya kembali kehilangan momentum.

Investor sempat masuk ke perdagangan saham karena dibangun ekspresi terbaru dovishness dari chair’s Fed Janet Yellen yang mengatakan akan berhati-hati untuk menaikkan suku bunga.

Indeks dolar memperpanjang pergerakan ke posisi terendah dua puluh empatinggu ketika prospek kenaikan suku bunga pada tahun ini sedikit berkurang.

Melemahnya dolar telah mendorong harga emas untuk bergerak naik ketika pers keuangan menggembar-gemborkan bahwa logam emas telah melakukan kinerja terbaik kuartalan sejak enam belas tahun silam.

Harga emas yang mencatatkan kenaikan kuartalan terbesar dalam tiga dekade ini menunjukkan bahwa kekhawatiran pasar dan ekonomi akan terus meningkat meskipun pergerakan rally selama enam minggu di bursa saham, obligasi dan komoditas ikut mendominasi pasar.

Keuntungan emas terkonsentrasi pada enam minggu pertama tahun 2016 ketika saham, obligasi sampah dan harga minyak merosot. Investasi safe haven seperti emas dan obligasi pemerintah cenderung akan meningkat di saat pasar tertekan.

Emas masih mendapatkan keuntungan walaupun indeks saham Dow Jones dan indeks saham lainnya membukukan lonjakan.

Investor masih melihat bahwa sinyal kekhawatiran akan terus memicu penurunan saham seperti yang terjadi pada awal tahun ini dan terlihat belum sepenuhnya terselesaikan.

Yang pasti, keuntungan emas tidak murni didasarkan pada kekhawatiran.

Para pembuat kebijakan ekonomi di Eropa, China mengisyaratkan bahwa masih mengharapkan suku bunga akan tetap rendah dalam jangka waktu lebih lama ketika pertumbuhan ekonomi terlihat moderat dan inflasi di bawah target.

Inflasi yang lebih rendah cenderung akan membangun harga emas yang lebih tinggi karena akan mengurangi instrumen yang kurang memberikan keuntungan seperti obligasi dan rekening tabungan jika dibandingkan dengan harga emas.

Sinyal Federal Reserve akan melambatkan untuk menaikkan suku bunga pada tahun ini juga menyebabkan melemahnya dolar cenderung akan meningkatkan harga komoditas termasuk emas yang dihargakan dalam mata uang AS.

Sementara citu harga emas yang dijual oleh PT Aneka Tambang Tbk atau Antam juga naik Rp 1.000 per gram menjadi Rp 564 ribu per gram dibandingkan perdagangan sebelumnya yang berada di angka Rp 563 ribu per gram.

Demikian pula harga pembelian kembali atau buyback emas Antam juga naik Rp 2.000 menjadi Rp 515 ribu per gram.

Harga pembelian kembali ini artinya jika Anda menjual emas yang dimiliki, Antam akan membelinya di harga Rp 515 ribu per gram.

Adapun pembayaran buyback dengan volume di atas 1 kilogram akan dilakukan maksimal dua hari setelah transaksi dengan mengacu kepada harga buyback hari transaksi.

Antam menjual emas dengan ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram. Hingga pukul 08.14 hanya emas ukuran 100 gram yang sudah habis terjual. Emas ukuran lainnya masih tersedia.

Mengingat tingginya animo masyarakat, transaksi pembelian emas batangan yang datang langsung ke Antam dibatasi hingga maksimal 150 nomor antrean per hari.

Komentar