Emas Antam Ambruk Rp 7.000 Per Gram

Penulis: Darmansyah

Senin, 29 Februari 2016 | 11:58 WIB

Dibaca: 0 kali

Usai melewati hari-hari di pekan terakhir Februari 2016 ini, harga emas sangat fluktuatif yang ditandai dengan kenaikan tinggi dan kejatuhan sangat drastis.

Hari ini, Senin, tanggal hari terakhir Februari, Senin, harga emas milik PT Aneka Tambang Tbk, atau Antam, kembali amblas sebesar Rp 7.000 per gramuntuk bertengger diangka 564.000 per gram.

Sebelumnya emas Antam berada di level paling mahal selama dua tahun terakhir, Rp 571.000 per gram..

Untuk harga pembelian kembali, Antam, hari ini, Senin, 29 Februari 2016, mematok harga Rp 516.000 per gram, yang berarti juga turun sebesar Rp 7.000 menjadi.

Harga pembelian kembali ini artinya jika Anda menjual emas yang dimiliki, Antam akan membelinya di harga Rp 516 ribu per gram.

Adapun pembayaran buyback dengan volume di atas 1 kilogram akan dilakukan maksimal 2 hari setelah transaksi dengan mengacu kepada harga buyback hari transaksi.

Antam menjual emas dengan ukuram mulai 1 gram hingga 500 gram. Hingga pukul 08.36 WIB, seluruh ukuran emas Antam masih tersedia.

Mengingat tingginya animo masyarakat, transaksi pembelian emas batangan yang datang langsung ke Antam dibatasi hingga maksimal 150 nomor antrean per hari.

Sementara itu di pasar global harga emas turun tajam pada sesi sebelumnya, karena data ekonomi AS dirilis lebih optimis sehingga mendorong optimisme bahwa kekuatan ekonomi akan mendukung suku bunga untuk dinaikkan lebih tinggi.

Saat ini, harga emas berada di atas USD 1220 per troy ounce.

Melihat tekanan yang meningkat pada sistem keuangan global, khususnya risiko dari siklus perusahaan AS yang ditambah dengan risiko tajam dari devaluasi renminbi yang dikarenakan peningkatan tajam pada aliran uang yang keluar dari China maka “emas akan menjadi ‘asuransi’ yang terbaik.”

Headwinds pada pertumbuhan global telah membuat warna emas bersinar cerah.

Anda mungkin berpendapat bahwa emas relatif mahal jika dibandingkan harga komodotas lain.

Tetapi yang mesti diperhatikan emas berada di dekat posisi terendah selama 30-tahun dan saat ini berada pada level yang terlihat pada tahun 2009 ketika krisis keuangan terjadi.

‘Asuransi’ adalah pilihan yang menarik dan emas adalah benar-benar asuransi, pagar serta diversifikasi portofolio.

Emas merupakan suatu bentuk kekayaan yang dapat dipegang di luar sistem perbankan dan jasa keuangan tradisional. Emas adalah uang.

Jika Anda melihat emas sebagai uang dan menganggap sudah undervalued maka kondisi keuangan global yang memburuk dan kondisi bank sentral dunia yang terus bekerja untuk membendung tekanan di pasar akan membuat harga emas bergerak lebih tinggi secara signifikan.

Kebijakan bank sentral telah dilakukan secara berjenjang seperti ZIRP, QE dan NIRP. Emas akan melakukan persis apa yang seharusnya dilakukan.

Para analis di pasar memperingatkan bahwa kemungkinan resesi global akan meningkat. IMF dan OECD telah menegaskan peringatan tentang risiko utang dan pertumbuhan global. Membeli emas adalah asuransi yang terbaik pada saat ini.

Komentar