Harga Jual Emas Dunia Melempem

Penulis: Darmansyah

Jumat, 22 Mei 2015 | 11:59 WIB

Dibaca: 0 kali

Perdagangan emas global, hari ini, berada di posisi harga yang stabil setelah sehari sebelumnya mengalami rutinitas pelemahan dan bergerak lebih rendah tetapi masih berada di atas harga USD 1200 per troy ounce.

Para pemilik modal masih melihat tingkat inflasi secara signifikan dan mengkaji pelemahan dolar AS serta bagaimana reaksi pasar untuk saham untuk menemukan investor yang akan melarikan dananya masuk ke tempat yang aman di logam emas.

Pasar terus mencari petunjuk apakah FOMC masih percaya bahwa pelemahan ekonomi baru-baru ini hanya bersifat “sementara,” atau telah menjadi sesuatu yang serius.

Kenaikan suku bunga pada bulan Juni akhirnya memudar dalam beberapa minggu setelah pertemuan bulan April. Sementara ini, fokus mungkin akan bergeser pada bulan September, walaupun tampaknya ada keyakinan yang berkembang di pasar mungkin tidak akan terjadi pada tahun ini.

Dilaporkan pula, ekonomi zona Eropa masih terus melambat untuk bulan kedua berturut-turut di bulan Mei.

Mmasalah keuangan Yunani masih berpotensi akan mengacaukan pasar, ketika anggota zona Eropa tersebut menghadapi tenggat waktu pembayaran 5 Juni untuk membayar pinjaman bailout dari Dana Moneter Internasional.

Sementara itu, pasar tidak berpikir bahwa emas cocok sebagai portofolio dan ketika kita berpikir tentang portofolio maka kita berharap untuk mencapai hasil investasi. Jadi, emas bukanlah investasi. Emas adalah tabungan jangka panjang.

Emas adalah bentuk tabungan yang tidak dapat disulap dari program pelonggaran kuantitatif bank sentral. Emas secara konsisten dapat mempertahankan daya belinya dari waktu ke waktu.

Jadi pada prinsipnya emas adalah anti mata uang karena Anda tidak memiliki kepercayaan pada mata uang kertas yang dikeluarkan oleh pemerintah dan bank sentral.

Dari laporan “marketwatch,” Jumat, 22 Mei 2015, harga emas di divisi Comex New York Mercantile Exchange mengalami sedikit penurunan menyusul rendahnya tunjangan pengangguran di Amerika Serikat.

Data terbaru menunjukkan, tingkat pemberian tunjangan untuk pengangguran selama empat pekan ini jatuh ke level terendah dalam lima belas tahun terakhir.

Melansir laman Xinhua, Jumat, 22 Mei 2015, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni turun ke harga US$ 1.204,1 per ounce.

Data tenaga kerja yang positif memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga yang akan dilakukan Bank Sentral AS.

Suku bunga yang lebih tinggi akan melemahkan harga emas mengingat para investor akan lebih memilih aset yang memberikan bunga dibandingkan logam mulia tersebut.

Klaim tingkat pengangguran AS masih berada di level terendah sepanjang sejarah dan merupakan sinyal sehatnya penyerapan tenaga kerja di lapangan.

Di perdagangan domestik, menjelang akhir pekan, harga emas PT Aneka Tambang Tbk turun Rp 2.000 per gram menjadi Rp 555.000 per gram.

Berlainan dengan harga jual, harga pembelian kembali atau dikenal dengan buyback logam mulia Antam naik Rp 1.000 per gram menjadi Rp 498.000 per gram .

Antam menjual ukuran emas dari satu gram hingga 500 gram. Dan hingga menjelang siang sebagian besar ukuran emas Antam masih tersedia. Ukuran emas yang sudah habis terjual yaitu dua gram dan 500 gram.

Mengingat tingginya animo masyarakat, transaksi pembelian emas batangan yang datang langsung ke Antam dibatasi hingga maksimal seratus lima puluh nomor antrean per hari.

Turunnya harga jual emas Anta mini menyebabkan seluuruh pecahan yang tersedia menyesuaikan dengan harga baru.

Untuk pecahan 1 gram Antam menjualnya dengan harga Rp 555.000, 5 gram Rp 2.630.000, 10 gram Rp 5.210.000, 25 gram Rp 12.950.000, 50 gram Rp 25.850.0000, 100 gram Rp 51.650.000, 250 gram Rp 129.000.000, dan pecahan 500 gram Rp 257.800.000.

logam mulia, xinhua dan marketwatch

Komentar