Harga Emas Sudah Sangat Murah

Penulis: Darmansyah

Jumat, 19 Juli 2013 | 09:56 WIB

Dibaca: 0 kali

Harga emas dunia sedang mengalami penurunan karena kebijakan finansial di Amerika Serikat yang akan mengurangi kebijakan stimulus di akhir tahun ini, sekaligus akan memulai membeli obligasi. Selama enam bulan terakhir emas logam mulia terjun ke harga paling rendah akibat tekanan data ekonomi AS yang melampaui estimasi analis sehingga mengikis daya tarik sebagai penyimpan nilai.

“Harga emas terkait kebijakan di AS, karena ini investor akan melihat bisa masuk ke bond juga namun tergantung market mekanisme sendiri,” ujar Direktur Keuangan Antam Djaja Tambunan. Menurut Djaja, saat ini banyak produsen emas di dunia yang tidak bisa mengangkat harga emas dari penurunan. Dia berharap harga emas dunia sampai akhir tahun tidak turun sampai USD1.000 per troy ons.

“Harapan Antam cash closed periode semester I tahun rata-rata USD1.840 per troy ons, jangan sampai USD1.000 per troy ons, cukup stay di USD1.300-1.200 per troy ons,” jelasnya.

Sebelumnya, Harga emas berjangka di bursa AS anjlok lebih dari 23 persen pada kuartal kedua 2013. Namun, situasi ini mencatat kerugian kuartalan yang paling tajam sejak perdagangan pertengahan 1970-an.

Kondisi ini dipengaruhi oleh kepanikan bahwa penguatan ekonomi AS akan terus berlanjut untuk mendorong imbal hasil obligasi pemerintah dan nilai tukar dolar, sehingga menodai daya tarik logam mulia

Sementara itu data terbaru yang dikutip dari situs “blomberg,” Jumat pagi WIB, emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik sedikit. Karena didorong pernyataan Ketua Federal Reserve AS Ben Bernanke dalam kesaksiannya kepada Kongres.

Bernanke kepada anggota parlemen mengatakan terlalu dini untuk membuat penilaian tentang apakah Fed akan memperlambat program pembelian obligasinya pada pertemuan September mendatang.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus naik 6,7 dollar AS, atau 0,52 persen, menetap di 1.284,2 dollar AS per ounce.

Bernanke juga mengatakan, bahwa keputusan untuk mempertimbangkan kembali pembelian asetnya akan bergantung sebagian pada apakah bank sentral melihat kenaikan di pasar tenaga kerja dan merasakan bahwa perbaikan sedang berlangsung.

Banyak investor melihat Bernanke sebagai enggan untuk menarik langkah-langkah stimulusnya dalam waktu dekat.Namun, data ekonomi yang dirilis Kamis, negatif untuk emas, karena membatasi pertumbuhannya

Harga emas telah kehilangan sekitar 24 persen sepanjang tahun ini sampai saat ini. Emas telah melaporkan keuntungan tahunan dalam 12 tahun terakhir.

Komentar