Harga Emas Naik Tipis

Penulis: Darmansyah

Kamis, 3 Oktober 2013 | 11:32 WIB

Dibaca: 0 kali

Imbas harga emas dunia yang sedikit menanjak menjelang akhir pekan membuat tren penjualan di PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mulai mendaki kembali. Dalam pembukaan perdagangan Kamis, 03 Oktober 2013, Antam menjual emas untuk ukuran satu gram seharga Rp 535.000, yang berarti mengalami kenaikan sebesar Rp 5.000 per gram dibanding dengan harga Rabu kemarin, dimana Antam menjualnya dengan harga Rp 530. 000 setelah terkapar Rp 8.000 per gram.

Kenaikan yang signifikan justru terjadi pada pembelian kembali. Antam membeli emas produksinya untuk satu terkecil satu gramnya, yang sering disebut dengan “buyback price” seharga Rp 478.000 dibanding dengan Rp 470.000 di hari sebelumnya.

Diperdagangan global, emas berjangka, seperti yang dicatatkan “bloomberg.com” mengalami kenaikan akibat melemahnya nilai tukar dollar. Di divisi COMEX New York Mercantile Exchange, Kamis pagi WIB, kontrak emas untuk pengiriman Desember naik 34,6 dollar AS, atau 2,69 persen, menjadi menetap di 1.320,7 dollar AS per ounce.

Karena penutupan sebagian kegiatan instansi-instansi atau shutdown pemerintah AS berdentang pada Senin tengah malam, modal mulai mengalir ke aset-aset safe haven. Akibatnya, dollar AS melemah terhadap mata uang utama lainnya. Hal ini menjadi bensin untuk mendongkrak harga emas.

Emas juga mendapat dukungan dari data ekonomi mengecewakan. Automatic Data Processing Inc. pada Rabu melaporkan bahwa pekerjaan sektor swasta meningkat 166.000 pada September, lebih rendah dari ekspektasi pasar.

ADP juga merevisi turun kenaikan lapangan pekerjaan pada Agustus menjadi 159. 000, membuat para investor meragukan jika penarikan kembali pembelian obligasi Federal Reserve bisa terjadi tahun ini.

Tetapi meskipun terjadi kenaikan harga tajam untuk emas pada Rabu, analis pasar berpendapat bahwa kenaikan itu hanya reaksi teknis dan akan berumur pendek. Mereka tidak berpikir “shutdown” pemerintah akan berlangsung lama.

Fitch Ratings, sebuah lembaga pemeringkat kredit, mengatakan dalam laporannya bahwa tidak mungkin untuk harga emas naik dalam beberapa tahun ke depan, “karena tren harga baru-baru ini telah dipengaruhi lebih jauh oleh penggunaan emas sebagai instrumen keuangan dan lindung nilai terhadap inflasi daripada oleh permintaan industri.”

Sementara di pasar Jakarta, harga emas yang dijual Antam untuk ukuran dua gram kini berada di angka Rp 1.030.000 atau Rp 515.000 per gram. Emas ukuran 2,5 gram dijual Rp 1.277.500 per bar, dengan harga per gram Rp 511.000. Emas 3 gram dihargai Rp 1.527.000 per bar, dengan harga per gram Rp 509.000.

Emas ukuran 4 gram dijual Rp 2.024.000 per bar, dengan harga per gram Rp 509.000. Emas 5 gram dibanderol Rp 2.530.000 per bar atau Rp 506.000 per gram. Emas 10 gram dijual Rp5.010.000 juta per bar atau Rp501.000 per gram.

Emas 25 gram dijual Rp 12.450.000 atau Rp 498.000 per gram. Emas 50 gram Rp 24.850.000 per bar atau Rp 497.000 per gram. Sementara emas ukuran 100 gram dibanderol Rp 49.650.000 per bar atau Rp 496.500 per gram.

Komentar