Emas Masih Menetap Diposisi Terendahnya

Penulis: Darmansyah

Senin, 3 September 2018 | 10:20 WIB

Dibaca: 0 kali

Hari ini, Senin, 03 September, harga emas PT Aneka Tambang Tbk  atau Antam tetap di angka Rp 649 ribu per gram

Harga hari ini sama dengan perdagangan pada Sabtu lalu.

Adapun untuk harga pembelian kembali atau buyback emas Antam dipatok Rp 566.000 ribu per gram. Harga buyback ini adalah jika Anda menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 566 ribu per gram.

Antam menjual emas dengan ukuran mulai satu gram hingga 500 gram. Hingga menjelang siang WIB, sebagian besar ukuran emas Antam masih tersedia.

Akhir pecan lalu, harga emas global sempat terhenyak dan kembali merosot di bawah seribu dua ratus dollar per ounce karena dpicu oleh penguatan dollar Amerika Serikat  dan  laporan data ekonomi  yang terus membaik

Seperti ditulis oleh laman keuangan dan ekonomi “bloomberg,” Jumat pagi WIB,, harga emas di pasar Spot turun lebih dari setengah persen atau pasnya nol koma enam persen

Untuk  emas berjangka pada Desember ditutup turun setengah persen

Spot emas mencapai titik terendah dalam enam hari

“Meskipun kami memiliki keyakinan yang cukup tinggi untuk harga yang lebih tinggi dalam jangka menengah dan panjang, kami melihat sedikit tantangan dalam jangka pendek selama dolar tetap kuat,” kata analis Carsten Menke dari Julius Baer.

Indeks dolar menguat terhadap sekeranjang mata uang utama negara lain, setelah data belanja konsumen AS meningkat pada Juli.

Penguatan dolar membuat harga emas lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lainnya.

“Bahkan dengan semua ketegangan geopolitik dan perdagangan, kami masih melihat perusahaan mendapat perolehan laba yang baik dan yang mendukung pasar ekuitas menjadi lebih tinggi juga, dan kondisi ini menekan emas,” kata Chris Gaffney, Presiden Pasar Global TIAA Bank.

Harga emas telah diperdagangkan turun delapan dollsr selama dua sesi terakhir.

Kini, investor sangat memperhatikan level psikologis harga emas di posisi seribu dua ratus dollar.

Harga emas mencapai level terendah dalam satu setengah  bulan

Penguatan dolar terhadap yuan juga membuat logam ini mahal bagi pembeli emas terbesar dunia, China.

Sehari sebelumnya, Kamis, 30 Agustus, harga emas  di Comex Mercanthil Exchange, New York, berada dalam posisi tertekan bersamaan dengan adanya revisi terhadap data produk domestik bruto Amerika Serikat  pada kuartal kedua tahun ini.

Selain itu, indeks dolar AS juga stabil sehingga menekan harga logam.

Seperti ditulis laman ekonomi dan keuangan “bloomberg,” pagi Kamis WIB, harga emas untuk pengiriman Desember turun nol koma dua persen per ounce.

Sepanjang pekan ini, indeks dolar AS susut nol koma satu persenusai sentuh level tertingginya

Pergerakan dolar AS didorong investor mencerna data revisi PDB kuartalkeduaI yang naik ke posisi empat koma du2 persen.

Data penjualan rumah yang tertunda pada Juli juga melemah nol koma tujuh persen.

Sektor ini mencatat sejumlah data melemah termasuk penjualan rumah yang turun ke level terendah dalam dua setengah tahun.

Komentar