Harga Emas Makin Menggiurkan

Penulis: Darmansyah

Selasa, 17 Januari 2017 | 10:05 WIB

Dibaca: 0 kali

Harga emas mencapai posisi tertingginya dalam lebih dari tujuh minggu terpicu ketidakpastian politik usai komentar presiden terpilih Amerika Serikat  Donald Trump soal NATO dan Tiongkok.

Seperti ditulis  laman Reuters, Selasa pagi WIB, harga spot emas naik setengah persen menjadi untuk setiap ounce-nya.

Posisi ini merupakan yang tertinggi sejak 23 November.

Sementara harga emas berjangka AS naik nol koma enam persen.

Emas naik terkena dampak pernyataan Trump pada pekan lalu.

Dia mengatakan bahwa Taiwan bernegosiasi perihal kebijakan “Satu China.”

Pernyataan ini dibalas Tiongkok dengan kegusaran seraya mengatakan negara itu akan bertindak jika Trump terus melakukan provokasi.

Komentar Trump soal NATO juga telah membuat investor khawatir.

“Ada pergumulan antara Tiongkok dan Amerika Serikat atas Taiwan. Trump telah berbicara dengan Taiwan dan Tiongkok tidak suka. Komentarnya pada NATO juga dipandang sebagai hal negatif,” kata analis Julius Baer Carsten Menke.

Dolar yang menguat telah menekan emas dalam beberapa bulan terakhir,sehingga logam mulia ini menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Ini juga menurunkan imbal hasil obligasi serta meningkatkan daya tarik emas sebagai aset safe haven.

Trump berkomentar dalam sebuah wawancara baru-baru ini dengan membahas Cina, Rusia, Uni Eropa dan banyak lagi.

Dia dijadwalkan akan menjadi presiden AS  pada hari Jumat.

Dia menyarankan akan mencabut sanksi terhadap Rusia dan tidak berkomitmen untuk perjanjian jangka panjang kepada China atas Taiwan.

Trumps juga membahas Uni Eropa dan menegaskan kritik masa lalunya terhadap NATO.

Sementara itu, investor juga melihat pidato Perdana Menteri Inggris Theresa May yang mungkin akan mengungkap rencana negosiasi untuk keluar dari Uni Eropa. Pound merosot ke level terendah pada hari Senin, terpukul oleh kekhawatiran bahwa Inggris akana mengalami benturan keras ketika memisahkan dari uni Eropa.

Perdana Menteri Theresa May mengatakan bahwa perubahan harus datang dari kebijakan moneter ke Bank sentral Inggris.

Menteri Keuangan Jerman Wolfgang Schaeuble juga menyarankan bahwa Bank Sentral Eropa menyalahkan kebangkitan populisme di Eropa.

Fundamental pasokan dan permintaan emas fisik masih tetap positif. Pertumbuhan permintaan emas fisik masih terus stabil, terutama dari Asia.

Konsumsi emas Turki, India, Cina, dan Rusia telah melampaui pasokan tambang global yang berarti bahwa persediaan emas fisik yang berada di brankas negara Barat sedang dan akan habis untuk memenuhi permintaan dari Asia.

Sementara itu harga emas yang dijual PT Aneka Tambang Tbk  atau Antam juga naik Rp 1.000 per gram menjadi Rp 590 ribu per gram

Pada awal pekan kemarin, Antam menjual emas di harga Rp 589 ribu per gram.

Harga pembelian kembali atau buyback juga naik dengan besara Rp 2.000 menjadi Rp 515 ribu per gram.

Artinya, jika Anda menjual emas yang Anda miliki, maka Antam akan membayar Rp 515 ribu per gram.

Pembayaran buyback dengan volume di atas satu kilogram  akan dilakukan maksimal dua hari setelah transaksi dengan mengacu pada harga buyback hari transaksi.

Antam menyediakan emas ukuran 1 gram sampai dengan 500 gram.

Hingga menjelang siang WIB, sebagian besar ukuran emas Antam tersedia.

Hanya ukuran 2,5 gram dan 250 gram yang tak tersedia.

Komentar