Emas Lokal dan Global Terus Menanjak

Penulis: Darmansyah

Jumat, 26 Januari 2018 | 08:17 WIB

Dibaca: 0 kali

Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk atau Antam terus naik. Dan hari ini, Jumat, 26 Januari, emas Antam kembali berkilau lewat kenaikan Rp 6.000  dan berada di posisii Rp 636 ribu per gram

Pada perdagangan kemarin, harga emas Antam di posisi Rp 630 ribu per gram.

Sedangkan harga pembelian kembali atau buyback juga naik Rp 5.000 menjadi Rp 570 ribu per gram.

Harga buyback ini adalah jika Anda akan menjual emas, maka Antam akan membelinya di harga Rp 570 ribu per gram.

Pembayaran buyback dengan volume di atas satu kilogram akan dilakukan maksimal dua hari setelah transaksi dengan mengacu pada harga buyback hari transaksi.

Antam menjual emas dengan ukuran mulai satu gram hingga 500 gram. Menjelang siang WIB, sebagian ukuran emas Antam masih tersedia kecuali ukuran 3 gram dan 10 gram.

Harga emas Antam ini berlaku di kantor Antam Pulogadung, Jakarta. Sedangkan di gerai penjualan emas Antam lain bisa berbeda.

Harga emas global, hari ini, , terus melambung bersamaan dengan memburuknya performa nilai tukar  dollar Amerika Serikat terhadap sejumlah mata uang dunia lainnya

“Harga emas reli ke level tertinggi dalam setahun ini, “tulis laman “bloomberg,” pagi ini,

Ambruknya nilai tukar dollar itu masih ditambah oleh  komentar pejabat Amerika Serikat  soal nilai tukar.

Sentimen itu juga membuat dolar AS berada ke level terendah dalam tiga tahun dan aksi beli terjadi untuk emas.

Harga emas untuk pengiriman Februari naik  satu setengah  persen  per ounce. Angka itu tertinggi sejak Agustus dua tahun silam.

Harga emas menguat usai Menteri Keuangan AS Steven Munchin menuturkan, dolar AS tertekan positif untuk perdagangan AS.

Indeks dolar AS pun melemah terhadap enam mata uang asing lainnya. Indeks dolar AS turun satu persen

Dan harga emas biasanya berbanding terbalik dengan dolar AS.

“Sejumlah sentimen membantu penguatan harga emas. Mendominasi sentimennya dari dolar AS yang tertekan,” ujar Trey Reik, Senior Portfolio Manager Sprott Asset Management, seperti dikutip dari laman Marketwatch, Jumat pagi WIB

Sementara itu, Fawad Razaqzada, Analis Teknikal Forex.com menyatakan, pernyataan menteri keuangan AS juga mengharapkan pertumbuhan ekonomi AS. Ini dapat dukung dolar AS dalam jangka panjang.

“Jika ia benar, dolar AS dapat kembali menguat,” ujar dia.

Ia prediksi dolar AS dapat kembali menguat usai pemerintah AS kembali mendapatkan dana setelah  Februari  depan.

Adapun harga logam lainnya juga menguat.

Mata uang Amerika Serikat ini jatuh ke posisi terendah dalam tiga tahun.

Namun, berakhirnya ketidakpastian yang diciptakan oleh penutupan pemerintahan AS selama tiga hari membatasi penguatan harga emas.

Mengutip Reuters, harga emas di pasar spot naik nol koma tiga persen, setelah sebelumnya menyentuh level tertinggi dalam satu pekan .

Sementara harga emas berjangka AS untuk pengiriman Februari ditutup naik

“Kelanjutan pelemahan pada dolar AS memberikan dukungan kepada harga komoditas termask emas di seluruh perdagangan,” jelas analis High Ridge Futures di Chicago, David Meger

Komentar