Harga Emas Lewati Masa Gonjang Ganjing

Penulis: Darmansyah

Senin, 15 Agustus 2016 | 09:48 WIB

Dibaca: 0 kali

Setelah melewati masa gonjang ganjing harga di pekan lalu, pada hari ini, Senin, 15 Agustus 2016, perdagangan emas di tingkat lokal dan global kembali bergairah, terutama harga emas PT Aneka Tambang Tbk atau Antam yang naik Rp 1.000 per gram.

Kenaikan ini  menjadikan emas Antam berada di posisi  Rp 607 ribu per Sebelumnya harga jual emas Antam di angka Rp 606 ribu per gram.

Selain harga jual, harga  pembelian kembali atau dikenal dengan sebutan buyback emas Antam juga naik. Harga buyback emas Antam naik Rp 1.000 per gram menjadi Rp 557 ribu per gram. Sebelumnya harga emas Antam dipatok Rp 556 ribu per gram.

Itu artinya jika Anda ingin menjual emas, maka Antam juga akan membelinya Rp 557 ribu per gram. .

Antam juga mengingatkan, pembayaran buyback dengan volume di atas satu kilogram akan dilakukan maksimal dua hari setelah transaksi dengan mengacu pada harga buyback hari transaksi.

Antam menjual emas dengan ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram. Hingga pukul 08.25 WIB, beberapa ukuran emas di Antam sudah ludes terjual. Ukuran emas Antam yang ludes terjual antar

Kenaikan emas lokal ini merupakan dampak dari sesi harga emas global yang sempat bergerak ke atas setelah rilis data ekonomi AS yang kurang optimis.

Pergerakan logam emas naik lebih dari lima belas dollar tak lama setelah laporan dirilis tetapi keuntungan tersebut tidak bisa dipertahankan.

Penjualan ritel AS dirilis tidak berubah pada bulan Juli, di bawah ekspektasi

PPI AS bulan Juli juga bernada mengecewakan

Kedua data ini telah meredupkan prospek kenaikan suku bunga the Fed pada tahun ini.

Fed funds rates menunjukkan bahwa probabilitas kenaikan suku bunga di bulan September

Yang menarik meskipun ekonomi AS bernada melemah ketidakpastian pasar tenaga kerja tetapi pasar saham AS terus menyentuh rekor tertinggi.

Sementara itu, dana investasi terus mengalir ke obligasi negara. Imbal hasil bagi untuk Treasury AS dengan tenor 10-tahun turun kembali

Di luar AS, gambar pertumbuhan ekonomi juga tidak terlihat cerah. Bank of England pada minggu kedua melanjutkan pembelian obligasi setelah memotong suku bunga untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun.

Prospek stimulus lanjutan juga akan terlihat pada negara negara ekonomi terbesar di dunia. Jepang dan Eropa juga terus menggunakan langkah-langkah kebijakan pelonggaran moneter untuk mendukung perekonomian.

Harga emas pernah  mencapai rekor pada lima tahun silam ketika kebijakan stimulus yang belum pernah terjadi dilakukan dari bank sentral dunia. Emas akan terus melakukan perannya sebagai “safe haven” selama masa krisis yang tampaknya tidak pernah berakhir.

Lonjakan harga emas  kejadian “Brexit” merupakan indikator bahwa investor akan terus mencari lindung nilai investasi.

Komentar