Emas Kembali Terhenyak Diposisi Terendah

Penulis: Darmansyah

Jumat, 31 Agustus 2018 | 08:58 WIB

Dibaca: 1 kali

Hari ini, Jumat, 31 Agustus, harga emas dunia kembali merosot di bawah seribu dua ratus dollar per ounce karena dpicu oleh penguatan dollar Amerika Serikat  dan  laporan data ekonomi  yang terus membaik

Seperti ditulis oleh laman keuangan dan ekonomi “bloomberg,” Jumat pagi WIB,, harga emas di pasar Spot turun lebih dari setengah persen atau pasnya nol koma enam persen

Untuk a emas berjangka pada Desember ditutup turun setengah persen

Spot emas mencapai titik terendah dalam enam hari

“Meskipun kami memiliki keyakinan yang cukup tinggi untuk harga yang lebih tinggi dalam jangka menengah dan panjang, kami melihat sedikit tantangan dalam jangka pendek selama dolar tetap kuat,” kata analis Carsten Menke dari Julius Baer.

Indeks dolar menguat terhadap sekeranjang mata uang utama negara lain, setelah data belanja konsumen AS meningkat pada Juli.

Penguatan dolar membuat harga emas lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lainnya.

“Bahkan dengan semua ketegangan geopolitik dan perdagangan, kami masih melihat perusahaan mendapat perolehan laba yang baik dan yang mendukung pasar ekuitas menjadi lebih tinggi juga, dan kondisi ini menekan emas,” kata Chris Gaffney, Presiden Pasar Global TIAA Bank.

Harga emas telah diperdagangkan turun delapan dollsr selama dua sesi terakhir.

Kini, investor sangat memperhatikan level psikologis harga emas di posisi seribu dua ratus dollar.

Harga emas mencapai level terendah dalam satu setengah  bulan

Penguatan dolar terhadap yuan juga membuat logam ini mahal bagi pembeli emas terbesar dunia, China.

Sehari sebelumnya, Kamis, 30 Agustus, harga emas  di Comex Mercanthil Exchange, New York, berada dalam posisi tertekan bersamaan dengan adanya revisi terhadap data produk domestik bruto Amerika Serikat  pada kuartal kedua tahun ini.

Selain itu, indeks dolar AS juga stabil sehingga menekan harga logam.

Seperti ditulis laman ekonomi dan keuangan “bloomberg,” pagi Kamis WIB, harga emas untuk pengiriman Desember turun nol koma dua persen per ounce.

Sepanjang pekan ini, indeks dolar AS susut nol koma satu persenusai sentuh level tertingginya

Pergerakan dolar AS didorong investor mencerna data revisi PDB kuartalkeduaI yang naik ke posisi empat koma du2 persen.

Data penjualan rumah yang tertunda pada Juli juga melemah nol koma tujuh persen.

Sektor ini mencatat sejumlah data melemah termasuk penjualan rumah yang turun ke level terendah dalam dua setengah tahun.

“Emas sedang hadapi angin usai rilis PDB pada kuartal II yang lebih tinggi dari 4,2 persen.”

“Dan berita AS-Kanada yang melanjutkan negosiasi perdagangan juga berdampak terhadap pasar saham yang positif dan menekan minat aset safe haven,” ujar Wakil Presiden Direktur GoldMining Inc, Jeff Wright, seperti dikutip dari laman Marketwatch, Kamis pagi WIB.

Ia menambahkan, harga emas juga dapat dorongan dari AS dan Kanada yang capai kesepakatan.

Hal itu pengaruhi indeks dolar AS yang menjadi penghalang utama emas pada tahun ini

Harga emas sering ditransaksikan lebih tinggi dari dolar AS melemah dan sebaliknya.

Hingga Agustus ini harga emas turun sekitar delapan persen. Sedangkan dolar AS yang bergejolak membuat, harga emas stabil di atas USD 1.200.

“Penguatan harga emas hanya jangka pendek. Salah satu alasan kami melihat harga emas melemah karena ekonomi AS sedang kuat dan konsumen merasa yakin tentang hal Ini sebagaimana terbukti dalam data ekonomi kemarin,” ujar  Naeem Aslam, Kepala Analis Think Markets.

Ia menambahkan, faktor siklus kenaikan suku bunga juga dorong dolar AS lebih tinggi.

The federal Reserve atau bank sentral AS akan menaikkan suku bunga acuan lebih tinggi pada September dan Desember. Ditambah pengetatan moneter pada tahun depan.

Secara teknikal, harga emas di level support.

Kepala Analis ActivTraders, Carlo De Cas menuturkan, tingkat kunci harga emas berikutnya

“Kenaikan di atas  seribu dua ratus dua puluh dollar menjadi dorong positif yang pertama dengan target potensial,” ujar dia.

Harga logam lainnya antara lain harga perak melemah setengah persen

Harga tembaga susut hampir satu persen  per pound. Sedangkan harga platinum untuk pengiriman Oktober naik nol koma satu persen per ounce. Harga palladium naik dua persen per ounce.

Komentar