close
Nuganomics

Harga Emas Hari Ini Melorot Lagi

Patokan harga emas PT Aneka Tambang Tbk kembali “melorot” setelah sehari sebelumnya juga “terjun” mengikuti melemahnya nilai tukar mata uang Jepang, yen, dan terperosoknya harga minyak dunia. Aneka Tambang juga mencatat harga jual kembali, buy back, logam mulia ini telah menyentuh harga terendah selama tiga tahun terakhir.

Harga emas logam mulia  yang tercatat di PT Aneka Tambang Tbk hari ini kembali turun. Kemarin harga si kuning melorot Rp4.000 per gram. Dikutip dari situs logam mulia, Selasa, harga emas logam mulia terkecil dijual Rp523.000 per gram, atau turun Rp 2.000 per gram dibanding perdagangan kemarin. Semua stok ukuran emas logam mulia tersedia.

“Balapan” panjang penurunan harga emas ini sudah sangat menyulitkan para pemilik toko perhiasan di Banda Aceh. Toko Mas milik Haji Harun Keuchik Leumiek yang biasanya menjadi patokan harga logam mulia ini, seperti dikatakan pemiliknya, Memet, nyaris mengalami stagnasi transaksi. “Biasanya ramai. Kini sepi. Semua peminat  masih menunggu perkembangan harga, kata Memet.

Toko perhiasan yang menjadi favourit para peminat perhiasan karena mutu dan kadar masnya terjaga itu, di awal minggu ini hanya melayani pembelian dan penjualan kecil-kecilan. “Perputarannya sangat lambat. Nyaris terhenti,” kata Memet yang mengungkap harga pasar emas perhiasan kini sudah mendekati di bawah Rp1,6 juta per mayam.

Perjalanan harga emas dunia  mengalami penurunan terus berlangsung secara marathon. Pada penutupan  pekan lalu, harga emas untuk satu gramnya telah  merosot Rp4 ribu dan dijual Rp525 ribu. Melansir logammulia, Selasa, harga emas Antam kembali merosot  dengan penjualan Rp449 per gram.

Khusus untuk pembelian Antam telah membatasinya sampai pada tingkat maksimum. “Setiap harinya kami batasi hingga maksimal 150 nomor antrean saja,” demikian diungkapkan dalam keterangan yang dipublikasikan Antam.

Adapun emas 2 gram, kini dijual dengan harga Rp1,006 juta dengan harga per gram Rp503 ribu, emas 2,5 gram parkir di Rp1,247 juta dengan harga per gram Rp499 ribu.

Kejatuhan harga emas global yang terjadi pekan ini disebabkan  anjloknya nilai  tukar mata uang Jepang Yen anjlok ke posisi terendahnya dalam empat setengah tahun terakhir atas dolar Amerika Serikat. Dan memicu turunnya harga emas dan minyak mentah global.

Seperti diberitakan Reuters, nilai tukar yen tercatat turun menjadi 101,98 yen per USD. Ini adalah level terendahnya sejak Oktober 2008. Nilai dolar juga menguat atas euro.

Penguatan nilai dolar atas yen ini terjadi seiring data tenaga kerja AS yang negatif. Hal ini memunculkan isu bahwa bank sentral AS, The Fed, bakal kembali meluncurkan program stimulusnya.

Harga emas turun sampai 1 persen akibat naiknya nilai dolar atas yen. Harga emas di pasar spot turun 0,9 persen menjadi USD1.458,5. Sementara harga emas di US Comex untuk pengiriman Juni turun USD5,1 menjadi USD1.468,6 per ounce.

Selain membuat daya tarik emas sebagai instrumen lindung nilai memudar, anjloknya nilai yen juga memukul harga minyak mentah.

Harga minyak mentah jenis brent turun 56 sen menjadi USD103,91 per barel. Sementara harga minyak mentah di AS turun 35 sen menjadi USD96,04 per barel

Tags : slide