Harga Emas Global Terjerembab Lagi

Penulis: Darmansyah

Jumat, 4 September 2015 | 09:59 WIB

Dibaca: 0 kali

Harga emas global, hari ini, Jumat, 04 September 2015, kembali terjerembab sehingga menyeret harga emas yang diperdagangkan PT Aneka Tambang Tbk, atau Antam.

Antam menjual emasnya Rp 2.000 lebih murah dibanding dengan harga kemarin, dan berada di posisi Rp 580.000 per gram menjelang tutup perdagangan akhir pekan di awal bulan September ini.

Di pasar global, emas mendapat tekanan setelah komentar dovish ECB sehingga menghimpit mata uang euro, dan membuat dolar menguat.

Prospek kebijakan moneter yang lebih mudah yang diberikan ECB juga telah mengangkat pergerakan saham.

Di divisi COMEX New York Mercantile Exchange emas kembali turun pada perdagangan Kamis waktu setempat atau Jumat pagi WIB, seiring dengan menguatnya dollar AS.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember kehilangan hampir sepuluh dollar AS per ounce.

Bank Sentral Eropa pada Kamis memutuskan untuk mempertahankan suku bunga utama tidak berubah dan meningkatkan batas penerbitan saham.

Gubernur ECB Mario Draghi mengumumkan bahwa batas penerbitan saham akan dinaikkan dari batas awal.
Para analis mencatat, keputusan ECB mendorong dollar AS terus menguat terhadap euro dan mata uang utama lainnya, serta menekan emas berjangka.

Faktor lain yang ikut menekan logam mulia ada, menguatnya pasar saham AS dan pasar saham Inggris.

Analis juga mengatakan, turunnya kontrak emas di tengah perdagangan tipis karena investor menunggu laporan pekerjaan utama AS untuk mengukur waktu kenaikan suku bunga Federal Reserve.

ECB mempertahankan suku bunga dengan stabil pada rekor rendah seperti yang diperkirakan walaupun dalam enam bulan terakhir telah melakukan pelonggaran moneter.

ECB juga memotong perkiraan pertumbuhan dan inflasi. Presiden ECB, Draghi juga memperingatkan bahwa “Eropa akan melihat angka inflasi yang negatif dalam beberapa bulan mendatang.”

Emas berjangka melemah ke harga terendah pada sesi sebelumnya , karena euro melemah terhadap dolar setelah Presiden Bank Sentral Eropa, Mario Draghi mengatakan bank sentral akan menggunakan semua instrumen yang tersedia yang diperlukan untuk merangsang ekonomi dan meningkatkan inflasi.

Dalam konferensi pers, Mario Draghi mengumumkan bahwa ECB telah menaikkan batas pembelian saham utang negara dan menegaskan komitmennya untuk tetap melakukan pembelian aset lebih banyak lagi, jika diperlukan.

Sementara itu bank sentral Cina telah melonggarkan kebijakan moneternya dengan menurunkan suku bunga acuan serta, memangkas persyaratan cadangan, melemahkan mata uangnya dan menambahkan likuiditas ke sistem perbankan.

Saat ini, ada tiga faktor utama di balik penurunan emas yaitu liburan panjang di Cina sehingga permintaan emas berkurang untuk investasi safe-havens, dan pernyataan ECB yang ultra dovish yang mendorong permintaan dolar.

Terakhir laporan pekerjaan AS pada hari Jumat nanti malam kemungkinan akan membuat suku bunga the Fed menjadi penentu pergerakan emas.

Dipasar lokal, harga emas yang dijual Antam menurun Rp 2.000 ke level Rp 558 ribu per gram pada perdagangan Jumat.

Begitu pula harga pembelian kembali atau dikenal dengan sebutan buyback logam mulia Antam turun Rp 2.000 menjadi Rp 498 ribu per gram.

Artinya, jika Anda menjual emas yang dimiliki maka Antam akan membelinya di harga Rp 498 ribu per gram.

Antam menjual ukuram emas dari satu gram hingga 500 gram. Menjelang siang sebagian besar ukuran emas Antam masih tersedia. Hanya ukuran 250 gram dan 500 gram yang telah habis terjual.

Komentar