Harga Emas Global Kembali “Rubuh”

Penulis: Darmansyah

Jumat, 10 Juli 2015 | 12:01 WIB

Dibaca: 0 kali

Harga emas global, hari ini, Jumat, 10 Juli 2015, kembali “rubuh,” setelah sehari sebelumnya, Kamis, 09 Juli 2015, sempat bertahan dari isu utang Yunani yang menyebabkan negara-negara Europa pontang panting untuk mencari titik temu agar kebangkrutan tidak menyebar lebih parah lagi.

Emas masih berkonsolidasi di harga terendah, di tengah ketidakpastian yang sedang berlangsung di Yunani dan beberapa skeptisisme atas aksi rebound di saham Cina.

Spekulasi yang berkurang pada kenaikan suku bunga Fed di tahun ini akan membantu dan mendukung logam emas pada saat ini

Walau pun secara global harga emas berjangka terkulai, di perdagangan domestik, hari ini Jumat, yang dikendalikan oleh Pt Aneka Tambang Tbk, atau Antam, emas relatif stabil di posisi Rp 551.000 per gram.

Dalam rilis terbarunya, laman situs “cnbc,” memberitakan harga emas berjangka anjlok pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, atau Jumat pagi WIB merespons risalah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal Bank Sentral Amerika Serikat atau The Fed yang digelar pada bulan lalu.

Dilansir dari Xinhua, Jumat, kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus tercatat turun menjadi US$ 1.159,2 per ounce.

Investor mengamati dengan seksama membaca sinyal-sinyal The Fed yang akan menaikkan suku bunga acuan untuk pinjaman bank.

Awalnya investor memperkirakan kenaikan suku bunga pada Juni namun karena beberapa laporan tingkat pekerjaan yang dirilis lebih lemah dari yang diharapkan, perkiraan telah didorong kembali ke September.

Indeks dolar AS naik lima puluh persen Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama.

Emas dan dolar AS biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar naik maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih mahal bagi investor.

Harga emas acuan dunia berakhir menguat menghentikan kerugian setelah sebelumnya ditutup di level terendah dalam empat bulan terakhir, pada penutupan perdagangan Kamis di Bursa New York, Amerika Serikat.

Sementera itu, harga emas berjangka untuk pengiriman Agustus di Divisi COMEX New York Mercantile Exchange sedikit bergerak naik.

Seluruh harga komoditas menguat terangkat oleh reboundnya pasar saham China yang sebelumnya babak belur.

Saat ini, Yunani memiliki waktu untuk memberikan rincian tentang reformasi dan sekali lagi, merevisi reformasi ini bukan hal yang baru. Mereka sudah berbicara selama 6-bulan terakhir. Optimisme gencarnya bahwa kesepakatan akan tercapai telah berkurang secara substansial pada pekan ini.

Menteri Keuangan Jerman, Wolfgang Schaeuble mengakui bahwa Yunani membutuhkan potongan utang.

Sayangnya, Jerman tidak bisa melakukannya “karena akan melanggar sistem keuangan Uni Eropa.” Sementara itu, Presiden Bundesbank Jens Weidmann menolak gagasan meningkatkan bantuan likuiditas ke Yunani.

Pasar Yunani dan kontrol modal saat ini diperkirakan akan bertahan setidaknya sampai Senin. Jika tidak ada kesepakatan yang dicapai sebelum batas waktu hari Minggu, maka pasar kemungkinan akan tetap tertutup dan kontrol modal akan tetap dilakukan selama beberapa waktu lagi.

Pasar saham China berhasil mencatat kenaikan harian terbesar dalam enam tahun. Meskipun terjadi rebound, pasar saham masih tetap dalam keadaan downtrend dan sangat rentan, walaupun semua langkah-langkah kebijakan telah dibuat untuk mendukung pasar.

Rilis meeting minute FOMC dari pertemuan bulan Juni, mengekspektasikan bahwa kenaikan suku bunga akan dilakukan pada tahun depan. Presiden Fed, Chicago Evans mengatakan bahwa akan terus mendukung dan menunggu hingga pertengahan 2016.

Hal Ini memberikan tambahan pekerjaan untuk dolar untuk menyeimbangkan beberapa permintaan safe haven dan agak membantu pergerakan emas.

Penguatan pasar saham China terjadi setelah regulator sekuritas China mengambil langkah-langkah untuk menghentikan penurunan harga saham.

Di pasar domestik, Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Antam Tbk melaporkan harga emas batangan pada transaksi hari ini bergerak naik.

Harga emas batangan Antam pada perdagangan Jumat 10 Juli, dijual Rp551 ribu untuk ukuran satu gram, atau naik Rp1.000 dibandingkan perdagangan Kamis.

Emas ukuran lima gram dilepas Rp2,61 juta, ukuran 10 gram Rp5,17 juta, ukuran 25 gram Rp12,82 juta, ukuran 50 gram Rp25,65 juta, dan ukuran 100 gram dijual Rp51,25 juta.

Harga emas ukuran 250 gram dipatok pada level Rp128 juta. Sedangkan untuk ukuran 500 gram Rp255,8 juta.

Ada pun harga beli kembali “buyback” emas Antam hari ini dipatok pada level Rp494 ribu atau naik Rp1.000 dibandingkan perdagangan Kamis.

Komentar