Harga Emas Global Hari Ini Relatif Stabil

Penulis: Darmansyah

Kamis, 19 Juli 2018 | 09:35 WIB

Dibaca: 1 kali

Hari ini, Kamis, 19 Juli, harga emas global kembali menguat tipis dan mengakhiri penurunan dalam tiga sesi.

Secara teknikal, harga emas menghindari wilayah koreksi.

Harga emas untuk pengiriman Agustus naik enam puluh sen atau kurang dari nol koma satu persen per ounce.

Sebelumnya harga emas sentuh level terendahnya. Harga emas sudah turun hamper sepuluh persen sejak berada di level tertingginya Januari lalu.

Sebagian besar emas tertekan didorong dolar AS menguat sehingga bebani harga komoditas dalam mata uang. Indeks dolar AS naik nol koma satu persen

Namun, indeks dolar AS itu dekati level terendah. Harga emas sudah naik tiga koma dua persen sepanjang tahun berjalan.

Pergerakan harga emas seperti abaikan kekhawatiran perang dagang.

Seharusnya sentimen kekhawatiran perang dagang dapat memberikan dukungan untuk harga emas seiring sebagai aset relatif aman di tengah tekanan geopolitik.

“Saya tidak percaya perang dagang menjadi masalah dominan untuk emas dan dolar AS. Keduanya, saya yakin masih terjebak dalam sindrom yang didikte oleh kebijakan suku bunga dovish, sementara AS terus menaikkan suku bunga.”

“Itu semua bisa berubah, jika tingkat inflasi mulai konsisten lebih tinggi dari pada suku bunga,” ujar Michael Kosares, Pendiri USAGold, seperti dikutip dari laman Marketwatch, Kamis pagi WIB.

Komentar dari Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat atau the Federal Reserve Jerome Powell selama kesaksian kongres menyiratkan harga emas mungkin kembali tertekan.

Powell menekankan kenaikan suku bunga masih sesuai jalur. The Federal prediksi menaikkan suku bunga lagi sebanyak dua kali pada tahun ini

Hal itu dapat mendorong kenaikan dolar AS dan imbal hasil pendapatan tetap seperti imbal hasil surat berharga AS bertenor 10 tahun yang naik ke posisi dua koma delapan puluh tujuh persen.

Kenaikan suku bunga acuan dapat membuat emas kurang menarik bila dibandingkan dengan surat berharga AS. Analis Forex.com, Fawad Razaqzada menuturkan, perselisihan antara AS dan mitra dagangnya China, Amerika Utara dan Eropa negatif untuk emas.

Hal itu dapat meningkatkan biaya impor dan tekanan inflasi. Meningkatnya inflasi dapat memaksa the Federal Reserve menaikkan suku bunga lebih cepat.

Sementara itu emas lokal yang diperdagangkan PT Aneka Tambang Tbk atau Antam masih betak di posisi Rp 641 ribu per gram pada perdagangan Kamis pagi WIB

Pada perdagangan kemarin, harga emas Antam berada di posisi Rp 641 ribu per gram.

Demikian juga harga pembelian kembali atau buyback emas Antam tetap di posisi Rp 567 ribu per gram.

Harga buyback ini adalah jika Anda akan menjual emas, maka Antam akan membelinya di harga Rp 567 ribu per gram.

Pembayaran buyback dengan volume di atas 1 kilogram (kg) akan dilakukan maksimal dua hari setelah transaksi dengan mengacu pada harga buyback hari transaksi.

Antam menjual emas dengan ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram. Hingga pukul 08.12 WIB, sebagian besar ukuran emas Antam tidak tersedia kecuali ukuran 100 gram.

Komentar