Harga Emas Fluktuatif Dikisaran Rendah

Penulis: Darmansyah

Jumat, 21 November 2014 | 11:37 WIB

Dibaca: 0 kali

Harga emas global menjelang penutupan perdagangan pekan ini di bursa komoditi logam mulia, COMEX, New York, berfluktuasi di kisaran rendah sepanjang dini hari hingga pagi tadi. Kemilau u emas dipatok pada kisaran 1.192-1.193 dolar Amerika per troy ounce.

Bursa emas untuk kontrak Desember, pada Comex Gold Bloomberg, pukul 19.55 New York atau 08.55 WIB, 21 November 2014, naik sebesar US$1,70, menjadi US$1.192,60 per troy ounce.

Penguatan dolar akibat spekulasi pasar bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga diduga menjadi pemicu lesunya pergerakan emas dunia.

Kemarin, Kamis, 20 November 2014, harga emas dunia sempat terpeleset lagi. Berita yang dimuat di “bloomberg” mengenai jatuhnya kembali harga emas di pusat perdagangan komoditi logam mulia, New York, menyebabkan banyak investor yang “wait and see”

Laman situs media ekonomi itu memberitakan harga emas di bursa Comex, New York tergerus lagi sebesar satu persen ke level US$1.182 per troy ounce.

Merosotnya harga emas itu memperpanjang tren turun, setelah pada penutupan perdagangan kemarin, harga emas terhenti pada level US$1.193,9 per troy ounce. Tampaknya, investor masih enggan berburu emas.

Hari Rabu kemarin, harga emas global sempat mengalami kenaikan tipis akibat kurang bergairahnya dolar terhadap sejumlah mata uang dunia. Kurang geregetnya dollar ini membuat emas kembali dilirik investor. Harga emas ditutup naik satu persen.

Laman situs “bloomberg” menyebut, harga kontrak emas untuk pengiriman Desember, meningkat menjadi US$1.197,10 per troy ounce. Sementara itu, harga emas di pasar spot naik menjadi US$1.196 per troy ounce.

Torehan harga tersebut membuat emas berhasil rebound dari level terendahnya selama 4,5 tahun terakhir yang hanya berada di level US$1.131,85, pada 7 November kemarin.

Analis senior dari Activ Trades, Carlo Alberto de Casa, mengatakan stagnannya penguatan dolar AS telah memicu emas mendobrak level resistennya, yakni US$1.180. “Dan, angka US$1.250 merupakan level resisten yang sangat penting,” katanya kepada CNBC.

Hari ini, Jumat pagi di Jakarta, harga emas batangan acuan PT Aneka Tambang, Tbk atau Antam juga tak memperlihatkan pergerakan berarti. Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian, Antam, merilis harga emas stagnan pada kisaran Rp 519 ribu per gram. Sama seperti harga kemarin.

Hanya saja, Antam menaikkan harga beli kembali sebesar Rp3.000 per gram, menjadi Rp 461 ribu per gram, setelah kemarin di level Rp 458 ribu per gram.

Sementara itu harga jual emas ukuran 2 gram dihargai Rp98.000 atau Rp499.000 per gram. Harga emas 2,5 gram dibanderol Rp1.237.500 atau Rp495.000 per gram.

Harga emas 3 gram dibanderol Rp1.479.000 atau Rp493.000 per gramnya. Harga emas 4 gram senilai Rp1.960.000, dengan harga per gram Rp490.000.

Harga jual emas 5 gram dihargai Rp2.450.000 atau Rp490.000 per gram. Harga emas 10 gram dijual Rp4.850.000 atau per gram Rp485.000. Harga emas 25 gram Rp12.050.000 atau Rp482.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp24.050.000 atau Rp481.000 per gram.

Sedangkan, harga emas 100 gram sebesar Rp48.050.000 atau Rp480.500 per gram, dan harga 250 gram mencapai Rp120.000.000, dengan harga per gramnya dihargai Rp480.000. Harga emas ukuran 500 gram dibanderol Rp239.800.000, dengan harga per gramnya Rp479.600.

Komentar