close
Nuganomics

Harga Emas Dunia Naik Tipis Hari Ini

Secara mengejutkan harga emas di pasar global, hari ini, Selasa, 22 Desember 2015, menguat karena didukungi aksi beli investor.

Indeks dolar Amerika Serikat yang tertekan juga mendorong kenaikan harga emas.

Mengutip laman Kitco, Selasa pagi WIB, harga emas untuk pengiriman Februari di divisi Comex naik.

Dilihat secara teknikal, harga emas untuk pengiriman Februari ditutup dekat level tertinggi dalam dua minggu ini.

Bila aksi beli berlanjut pada sisa pekan ini maka tren pennguatan harga emas dapat berlanjut.
Kemerosotan harga emas diprediksi tidak akan berakhir hingga pengujung tahun ini.

Di tahun 2016, tekanan harga emas masih akan berlanjut.

Faisyal, Research and Analyst PT Monex Investindo Futures mengatakan, pelaku pasar akan kembali mengamati seberapa besar peluang The Fed untuk menaikkan suku bunga lagi.

Jika dilihat dari berbagai data ekonomi, termasuk tingkat pekerja dan inflasi AS saat ini sudah memenuhi target The Fed.

“Saya melihat kenaikan suku bunga akan terjadi lagi tahun depan mengingat saat ini ekonomi global pun berangsur-angsur pulih,” kata Faisyal.

Memang pertumbuhan ekonomi China saat ini masih melambat.

Namun, perlu diingat bahwa Bank Sentral China terus menggelontorkan stimulus moneter.
Kebijakan tersebut dapat membantu ekonomi China.

Faisyal melihat harga emas tahun depan berpotensi lebih suram dari tahun ini.
.
Dalam jangka pendek, outlook emas pun belum terlihat positif.

Emas langsung turun pasca Federal Reserve mengakhiri tingkat suku bunga mendekati nol dan ditandai peningkatan secara bertahap pada tahun 2016.

Investor mengkaji prospek kebijakan pengetatan progresif AS terhitung tahun depan pasca Gubernur The Fed Janet Yellen mengungkapkan kenaikan suku bunga berikutnya akan dilakukan secara bertahap.

Asal tahu saja, si kuning merosot ke level terendah dalam lima tahun pada awal bulan ini seiring penguatan dollar AS.

“Jika Fed akan menaikkan suku bunga empat kali tahun depan, suku bunga AS akhirnya lebih tinggi ini akan sangat negatif terhadap harga emas. Emas dalam tren bearish, ” ujar Bob Takai , chief executive officer dan president Sumitomo Corp.

Hari ini, Selasa, 22 Desember 2015, harga emas yang dijual oleh PT Aneka Tambang Tbk atau Antam, tetap di level Rp 547 ribu per gram

Sementara harga pembelian kembali atau “buyback” emas Antam juga tetap di angka Rp 479 ribu per gram Artinya, jika Anda menjual emas yang dimiliki, maka Antam akan membelinya di harga Rp 479 ribu per gram.

Antam menjual emas dengan ukuran mulai satgu gram hingga 500 gram. Hingga menjelang siang WIB, emas Antam untuk seluruh ukuran masih tersedia.

Mengingat tingginya animo masyarakat, transaksi pembelian emas batangan yang datang langsung ke Antam dibatasi hingga maksimal seratus lima puluh nomor antrean per hari.