Harga Emas Dunia Hari Ini Relatif Stabil

Penulis: Darmansyah

Rabu, 10 Oktober 2018 | 07:54 WIB

Dibaca: 1 kali

Sehari setelah terjengkang oleh penguatan dollar dan beralihnya para investor ke asset lainnya, hari ini, Rabu, 10 Oktober, harga emas kembali stabil  karena kenaikan nilai tukar dolar AS diimbangi oleh penurunan pasar saham.

Seperti ditulis laman keuangan “bloomberg,” Rabu pagi WIB, harga emas di pasar spot tidak berubah atau tetap Sebelumnya harga emas sempat menyentuh angka terendahnya

Sedangkan untuk harga emas berjangka ditutup naiknol koma dua puluh empat persen  per ounce.

“Perang perdagangan antara AS dengan China dan peningkatan volatilitas pasar saham adalah faktor-faktor yang mendukung kenaikan harga emas,” jelas David Meger, analis logam mulia di High Ridge Futures.

“Namun sentimen tersebut ternyata diimbangi dengan kenaikan suku bunga,” lanjut dia.

Suku bunga obligasi yang lebih tinggi meningkatkan permintaan akan dolar AS sehingga nilai tukarnya juga terdorong naik.

Penguatan dolar AS ini tentu saja memberikan tekanan kepada harga emas karena harganya akan lebih tinggi bagi mereka yang bertransaksi menggunakan mata uang di luar dolar AS.

Pada perdagangan sehari sebelumnya, harga emas turun lebih dari  satupersen karena para investor mencari perlindungan dari penguatan dolar Amerika Serikat, yang telah didorong data ekonomi AS yang memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut.

“Dolar AS yang kuat dan ekspektasi kenaikan suku bunga menekan harga emas. Hal ini menakut-nakuti investor emas,” kata Carlo Alberto De Casa, Kepala Analis ActivTrades.

Harga emas telah jatuh lebih dari  dua belas persen dari puncaknya pada bulan April sebagian besar karena kekuatan dolar, yang mencerminkan ekonomi AS yang dinamis, meningkatnya suku bunga AS dan kekhawatiran perang perdagangan global.

Dolar yang lebih kuat membuat emas yang dibanderol dalam denominasi dolar lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Pasar saham global jatuh karena kepercayaan investor terpukul dari lonjakan minggu lalu di tengah kekhawatiran tentang sengketa perdagangan AS-China.

Kondisi ini diperparah ketika Bank Sentral China (PBOC) mengeluarkan kebijakan berupa pemotongan rasio cadangan wajib sebesar  satu persen untuk penyimpanan renminbi mulai 15 Oktober mendatanmg Hal ini bertujuan untuk menurunkan struktur biaya pembiayaan.

Sementara itu harga emas milik  PT Aneka Tambang Tbk atau disebut emas Antam  sehari sebelumnya sempst turun Rp 7.000 menjadi Rp 663 ribu per gram

Pada perdagangan Sabtu pekan kemarin, harga emas Antam berada di posisi Rp 670 ribu per gram.

Sementara harga byuyback di posisi Rp 581 ribu per gram. Harga buyback ini adalah jika Anda menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 581 ribu per gram.

Antam menjual emas dengan ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram.

Harga emas Antam ini berlaku di kantor Antam Pulogadung, Jakarta. Sementara, di gerai penjualan emas Antam lain bisa berbeda.

Komentar