Harga Emas Dunia Kembali Ambruk Hari Ini

Penulis: Darmansyah

Selasa, 13 November 2018 | 08:44 WIB

Dibaca: 0 kali

Hari ini, Selasa pagi WIB, merupakan hari terburuk bagi perdagangan emas setelah merosost ke tingkat terendah selama sebulan terakhir.

Sentimen menguatnya dollar Amerika serikat merupakan salah satu pemicu kuat dari tumbangnya harga emas di Mercanthil Exchange New York, Senin siang waktu setempat.

“Harga emas merosot ke level terendah dalam sebulan pada hari Senin  karena dolar naik ke titik tertinggi selama enam belas bulan, didorong oleh rencana kebijakan Bank Sentral AS atau the Fed yang akan menaikkan suku bunga acuan dan ketidakpastian politik di Eropa,” tulis laman keuangan terkenal “bloomber” pagi ini WIB.

Seperti juga ditulis “reuter” pada waktu yang sama,  harga emas di pasar spot turun setengah persen  per ounce, setelah menyentuh terendah satu bulan terakhir.

Harga emas berjangka AS ditutup turun nol koma empat persen  per ounce.

Pekan lalu, logam mulia membukukan penurunan mingguan terbesar sejak Agustus setelah the Fed menegaskan kembali posisi pengetatan moneternya.

“Dari pesan hawkish (kecondongan menaikan suku bunga-red) yang kami dapatkan dari the Fed minggu lalu, kami sekarang melihat akibatnya,” kata Bart Melek, Kepala Strategi Komoditas di TD Securities.

The Fed pekan lalu mengindikasikan bahwa pihaknya berencana menaikkan suku bunga bulan depan dan tetap di jalur untuk dua kenaikan potensial pada pertengahan 2019 di tengah ekonomi AS yang optimistis dan meningkatnya tekanan upah, mengangkat dolar AS.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, naik ke level tertingginya sejak Juni 2017, merusak daya tarik emas dengan membuatnya lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya untuk membeli logam.

Harga emas telah jatuh sekitar dua belas persen sejak puncaknya pada bulan April setelah para investor lebih suka  mengoleksi dolar AS ketika perang perdagangan AS-China dibuka dengan latar belakang suku bunga AS yang lebih tinggi.

Di Inggris, keraguan pemerintah bisa mengamankan perjanjian Brexit, serta Roma yang menghadapi batas waktu untuk menyerahkan anggaran Italia yang direvisi ke Uni Eropa pada Selasa, juga mendukung dolar AS.

Tak hanya harga emas,  perak juga  turun hampir satu persen  per ounce, setelah menyentuh level terendah sejak September lalu

Paladium merosot  satu persen, sementara platinum turun 1 persen pad satu persen lebih per ounce.

Komentar