Harga Emas Capai Tingkat Tertinggi

Penulis: Darmansyah

Jumat, 24 Februari 2017 | 10:36 WIB

Dibaca: 1 kali

Emas mengakhiri penurunannya di sesi tiga pada penutupan perdagangan Kamis, dan menetap di level tertinggi dalam tiga bulan bulan.

Salah satu penyebab dari kenaikan harga emas adalah dolar yang melemah, sehari setelah penilaian suku bunga oleh Bank Sentral Federal Reserve.

Melansir marketwatch, Jumat pagi WIB, harga emas untuk pengiriman April naik

Ini adalah harga tertinggi sejak November tahun lalu

Beberapa pedagang logam membaca pertemuan The Fed pada Rabu dan memperkirakan kenaikan suku bunga.

Catatan pada pertemuan the Fed pada 31 Januari hingga 1 Februari, anggota mengindikasikan kenaikan suku bunga segera, namun terbentur dengan kebijakan dari Presiden Donald Trump.

Menyusul pertemuan tersebut, dolar, tetap turun.

Harga emas mendapatkan dorongan dari pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) usai bank sentral AS atau the Federal Reserve mengindikasikan menaikkan suku bunga lebih cepat.

Harga emas untuk pengiriman April naik  di perdagangan elektronik.

Hasil pertemuan rapat bank sentral AS atau the Federal Reserve mempengaruhi pasar.

Anggota the Fed mengindikasikan kenaikan suku bunga secepatnya namun kebijakan fiscal presiden AS Donald Trump menjadi catatan.

Biasanya sinyal the Federal Reserve akan menaikkan suku bunga mendorong penguatan dolar AS. Kemudian berdampak terhadap harga emas.

Namun, indeks dolar AS malah berbalik arah turun terutama indeks dolar AS terhadap enam mata uang lainnya.

Pada perdagangan Selasa lalu,  indeks dolar AS sempat ke level tertinggi sejak 12 Januari usai presiden the Fed Philadelphia Patrick Harker mengatakan dukungan kenaikan suku bunga dilakukan secepatnya asal data mendukung.

Akhir-akhir ini, harga emas berada di kisaran sempit yang dipengaruhi bursa saham. Ditambah ada penurunan permintaan dari Asia pada Januari.

“Ini kelihatan kalau bursa saham menjadi pilihan ketika terus menguat sehingga mencegah harga emas untuk lanjutkan penguatan signifikan. Tampaknya risiko lebih tinggi diminati,” kata Carsten Fritsch, Analis Commerzbank.

Seperti diketahui, bursa saham AS dibuka lebih rendah pada awal perdagangan. Kemudian ditutup variasi pada perdagangan waktu New York.

Emas mengakhiri penurunannya di sesi tiga pada penutupan perdagangan Kamis, dan menetap di level tertinggi dalam tiga bulan bulan.

Salah satu penyebab dari kenaikan harga emas adalah dolar yang melemah, sehari setelah penilaian suku bunga oleh Bank Sentral Federal Reserve.

Melansir marketwatch, Jumat pagi WIB, harga emas untuk pengiriman April naik

Ini adalah harga tertinggi sejak November tahun lalu

Beberapa pedagang logam membaca pertemuan The Fed pada Rabu dan memperkirakan kenaikan suku bunga.

Catatan pada pertemuan the Fed pada 31 Januari hingga 1 Februari, anggota mengindikasikan kenaikan suku bunga segera, namun terbentur dengan kebijakan dari Presiden Donald Trump.

Menyusul pertemuan tersebut, dolar, tetap turun.

Harga emas mendapatkan dorongan dari pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) usai bank sentral AS atau the Federal Reserve mengindikasikan menaikkan suku bunga lebih cepat.

Harga emas untuk pengiriman April naik  di perdagangan elektronik.

Hasil pertemuan rapat bank sentral AS atau the Federal Reserve mempengaruhi pasar.

Anggota the Fed mengindikasikan kenaikan suku bunga secepatnya namun kebijakan fiscal presiden AS Donald Trump menjadi catatan.

Biasanya sinyal the Federal Reserve akan menaikkan suku bunga mendorong penguatan dolar AS. Kemudian berdampak terhadap harga emas.

Namun, indeks dolar AS malah berbalik arah turun terutama indeks dolar AS terhadap enam mata uang lainnya.

Pada perdagangan Selasa lalu,  indeks dolar AS sempat ke level tertinggi sejak 12 Januari usai presiden the Fed Philadelphia Patrick Harker mengatakan dukungan kenaikan suku bunga dilakukan secepatnya asal data mendukung.

Akhir-akhir ini, harga emas berada di kisaran sempit yang dipengaruhi bursa saham. Ditambah ada penurunan permintaan dari Asia pada Januari.

“Ini kelihatan kalau bursa saham menjadi pilihan ketika terus menguat sehingga mencegah harga emas untuk lanjutkan penguatan signifikan. Tampaknya risiko lebih tinggi diminati,” kata Carsten Fritsch, Analis Commerzbank.

Seperti diketahui, bursa saham AS dibuka lebih rendah pada awal perdagangan. Kemudian ditutup variasi pada perdagangan waktu New York.

Komentar