Harga Emas Batangan Tidak “Ketulungan”

Penulis: Darmansyah

Rabu, 15 Oktober 2014 | 09:59 WIB

Dibaca: 0 kali

Harga emas batangan yang dijual oleh PT Aneka Tambang Tbk, atau Antam, lewat gerai Logam Mulia miliknya, Rabu 15 Oktober 2014, tak bisa ditolong lagi atau tak “ketulungan,” dari kejatuhan yang terus menerus.

Setelah sempat menggeliat sehari sebelumnya sebesar Rp 1.000 per gram, Rabu pagi, ketika Antam memulai perdagangannya, emas sudah melorot lagi sebesar Rp 1.000 per gram dan kembali ke harga penutupan perdagangan pekan lalu, Rp 525.000 per gram.

Kemarin harga emas yang dijual Antam masih berada di posisi Rp 526 .000 per gram.

Melansir dari situs resmi Logammulia, Rabu pagi, harga pembelian kembali atau “buy back” juga turun Rp 1.000 dan berada pada Rp 474.000 per gram.

Sementara itu, harga jual emas Antam dengan ukuran dua gram, kini dijual dengan harga Rp 1.010.000 juta dengan harga per gram Rp 505.000, emas 2,5 gram parkir di Rp 1.252.500 dengan harga per gram Rp501.000.

Emas tiga3 gram dijual dengan harga Rp 1.497.000 dengan harga per gram Rp499.000, emas empat gram dijual Rp1.984.000 dengan harga per gram Rp496.000, harga emas lima gram dijual di Rp2.480.000 dengan harga per gram Rp496.000.

Harga emas 10 gram dijual dengan harga Rp4.910.000 dengan harga per gram Rp491.000, emas 25 gram dijual dengan harga Rp12.200.000 dengan harga per gram Rp488.000, emas 50 gram dijual dengan harga Rp24.350.000 dengan harga per gram Rp487.000.

Emas 100 gram dijual dengan harga Rp48.650.000 dengan harga per gram Rp486.500, dan emas 250 gram dijual dengan harga Rp121.500.000 dengan harga per gram sebesar Rp486.000.

Sedangkan harga emas 500 gram dijual dengan harga Rp242.800.000 dengan harga per gram Rp485.600.

Emas di pasar global, hari ini, Rabu, 15 Oktober 2014, masih menunggu, karena prospek ekonomi dunia terus membuat investor khawatir. Akibatnya, mereka pun mencari perlindungan pada aset safe haven, setelah penurunan pada ekuitas dan dolar Amerika Serikat.

Melansir Reuters, emas jenis Spot menguat USD6,52 atau 0,53 persen menjadi USD1.229,5 per troy ons. Sementara emas berjangka milik AS, Comex Gold, naik USD8,3 atau 0,69 persen ke USD1.230 per troy ons.

Data ekonomi yang mengecewakan dari Eropa dan perlambatan pertumbuhan di China, telah mendorong investor untuk menjual saham. Di sisi lain, Dana Moneter Internasional (IMF) memangkas perkiraan ekonomi global.

Sementara para pejabat Federal Reserve, menyatakan keprihatinan atas prospek global, yang dapat mempengaruhi rencana mereka untuk menaikkan tingkat suku bunga.

Imbas dari segala sentimen tersebut, saham di pasar global utama ditutup pada salah satu minggu terburuk, dengan indeks ekuitas global memukul level delapan bulan rendah, dan minyak merosot ke empat tahun.

SPDR Gold Trust, perdagangan emas terbesar di dunia emas yang didukung dana yang diperdagangkan di bursa, kepemilikan sahamnya jatuh 2,64 ton menjadi 759,44 ton, terendah sejak Desember 2008.

Komentar