Harga Emas Antam terus Naik

Penulis: Darmansyah

Senin, 13 Juni 2016 | 09:41 WIB

Dibaca: 0 kali

Hari ini, Senin, 13 Juni 2016, hari kedelapan bulan Ramadhan, harga emas batangan  yang dijual oleh PT Aneka Tambang Tbk atau Antam kembali bergerak naik Rp 1.000 per gram

Kenaikan ini memosisikan harga emas Antam di  Rp 589 ribu per gram. Sedangkan pada perdagangan Sabtu 11 Juni 2016, harga emas Antam dipatok di Rp 588 ribu per gram.

Untuk harga pembelian kembali atau dikenal dengan istilah “buyback” juga  naik sebesar  Rp 2.000 per gram menjadi Rp 537 ribu per gram.

Itu artinya jika Anda ingin menjual emas, makaAntam akan menghargainya di Rp 537 ribu.

Pembayaran buyback dengan volume di atas satu kilogramkg akan dilakukan maksimal dua hari setelah transaksi dengan mengacu kepada harga buyback hari transaksi.

Antam menjual emas dengan ukuran mulai satu gram hingga 500 gram. Hingga berangkat siang WIB, stok emas Antam masih tersedia.

Pada hari Sabtu, pekan lalu, harga emas mengalami  rebound ke posisi tertinggi dalam tiga minggu dipicu investor yang kembali melirik logam mulia.

Emas sering dianggap sebagai asuransi terhadap kondisi ekonomi dan kekhawatiran akan sektor keuangan.

Harga emas telah meningkat lebih dari dua persen pada minggu ini setelah melemah akibat buruknya data payrolls dan ekspektasi kenaikan segera suku bunga Amerika Serikat).

Melansir laman Wall Street Journal,  harga emas di pasar Spot naik  tertinggi sejak 18 Mei.

Sementara harga emas berjangka AS untuk pengiriman Agustus  juga ditutup naik untuk setiap  ounce.

Harga emaskemungkinan akan terus terdorong dalam dua minggu ke depan, menjelang referendum tentang keanggotaan Inggris di Uni Eropa yang berlangsung pada 23 Juni, menurut analis.

“Pasar tidak lagi khawatir bahwa Fed akan menaikkan suku bunga minggu depan dan investor lebih peduli tentang referendum UK, yang kemungkinan akan membantu meningkatkan permintaan untuk emas, ” kata analis senior Danske Bank Jens Pedersen.

“Jika Fed menahan dari kenaikan tarif pada bulan Juni dan Juli dan tidak memberikan bimbingan yang tepat, maka ini juga akan mendukung emas, karena dolar akan melemah,” kata analis Commerzbank Daniel Briesemann.

Harga emas rebound meskipun dolar menguat, saham global turun, dan imbal hasil 10 tahun di Jerman, Jepang dan Inggris semua turun ke rekor terendah.

Komentar