Emas Antam Terus Mengalami Lonjakan

Penulis: Darmansyah

Senin, 29 Januari 2018 | 09:29 WIB

Dibaca: 1 kali

Hari ini, Senin, 29 Januari, harga emas milik  PT Aneka Tambang Tbk  atau Antam kembali bersinar cerah lewat kenaikan tipis, k Rp 1.000

Dengan kenaikan ini harga emas  menjadi Rp 636 ribu per gram

Pada perdagangan kemarin, harga emas Antam berada di posisi Rp 635 ribu per gram.

Namun tak disebutkan seberapa besar harga pembelian kembali atau buyback emas Antam hari ini. Namun harga buyback pada Sabtu pekan lalu berada di Rp 566 ribu per gram.

Pembayaran buyback dengan volume di atas satu kilogram  akan dilakukan maksimal dua hari setelah transaksi dengan mengacu pada harga buyback hari transaksi.

Antam menjual emas dengan ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram. Hingga menjelang siang WIB, semua ukuran emas Antam masih tersedia.

Harga emas Antam ini berlaku di kantor Antam Pulogadung, Jakarta. Sedangkan di gerai penjualan emas Antam lain bisa berbeda.

Sementara itu, harga emas global,  terus melambung bersamaan dengan memburuknya performa nilai tukar  dollar Amerika Serikat terhadap sejumlah mata uang dunia lainnya

“Harga emas reli ke level tertinggi dalam setahun ini, “tulis laman “bloomberg,” pagi ini,

Ambruknya nilai tukar dollar itu masih ditambah oleh  komentar pejabat Amerika Serikat  soal nilai tukar.

Sentimen itu juga membuat dolar AS berada ke level terendah dalam tiga tahun dan aksi beli terjadi untuk emas.

Harga emas untuk pengiriman Februari naik  satu setengah  persen  per ounce. Angka itu tertinggi sejak Agustus dua tahun silam.

Harga emas menguat usai Menteri Keuangan AS Steven Munchin menuturkan, dolar AS tertekan positif untuk perdagangan AS.

Indeks dolar AS pun melemah terhadap enam mata uang asing lainnya. Indeks dolar AS turun satu persen

Dan harga emas biasanya berbanding terbalik dengan dolar AS.

“Sejumlah sentimen membantu penguatan harga emas. Mendominasi sentimennya dari dolar AS yang tertekan,” ujar Trey Reik, Senior Portfolio Manager Sprott Asset Management, seperti dikutip dari laman Marketwatch

Sementara itu, Fawad Razaqzada, Analis Teknikal Forex.com menyatakan, pernyataan menteri keuangan AS juga mengharapkan pertumbuhan ekonomi AS. Ini dapat dukung dolar AS dalam jangka panjang.

“Jika ia benar, dolar AS dapat kembali menguat,” ujar dia.

Ia prediksi dolar AS dapat kembali menguat usai pemerintah AS kembali mendapatkan dana setelah  Februari  depan.

Adapun harga logam lainnya juga menguat.

Mata uang Amerika Serikat ini jatuh ke posisi terendah dalam tiga tahun.

Namun, berakhirnya ketidakpastian yang diciptakan oleh penutupan pemerintahan AS selama tiga hari membatasi penguatan harga emas.

Mengutip Reuters, harga emas di pasar spot naik nol koma tiga persen, setelah sebelumnya menyentuh level tertinggi dalam satu pekan .

Sementara harga emas berjangka AS untuk pengiriman Februari ditutup naik

“Kelanjutan pelemahan pada dolar AS memberikan dukungan kepada harga komoditas termask emas di seluruh perdagangan,” jelas analis High Ridge Futures di Chicago, David Meger

Komentar