Harga Emas PT Antam Terus Melorot

Penulis: Darmansyah

Selasa, 20 Mei 2014 | 10:17 WIB

Dibaca: 1 kali

Selasa pagi, 20 Mei 2014, perdagangan emas di tingkat domestik, yang dijual oleh PT Aneka tambang Tbk, atau Antam, kembali melorot sebesar Rp 3.000 per gram dan menjadikan harga emas jauh lebih murah R 526 per gramnya.

Kemarin harga emas masih stagnan pada harga Rp 529.000 per gram. Dengan penurunan harga jual ini, harga beli kembali juga mengalami penurunan sebesar Rp 3.000 per gram dibandingkan kemarin.

dengan penurunan harga ini terjadi perubahaan harga emas batangan yang dijual Antam untuk segala ukuran. Untuk ukuran 500 gram Antam menjualnya dengan harga Rp 243.300.000, 250 gram Rp 121.750.000, 100 gram Rp 48.750.000, 50 gram Rp 24.400.000, 25 gram Rp 12.225.000 dan 10 gram Rp 4.920.000.

Untuk ukuran yang lebih kecil juga terjadi penyesuaian. Ukuran 5 gram Rp 2.485.000, 4 gram Rp 1.988.000, 3 gram Rp 1.500.000, 2,5 gram Rp 1.255.500, 2 gram Rp 1.012.000 dan 1 gram Rp 526.000

“Untuk transaksi pembelian emas batangan datang langsung ke Antam, setiap harinya kami batasi hingga maksimal 150 nomor antrean saja,” sebut keterangan di situs resmi.

Di tingkat perdagangan global, harga emas bergerak menghapus keuntungan awalnya karena meningkatnya penurunan ekuitas di Amerika Serikat, dan terjadinya daya tarik emas sebagai lindung nilai. Sayangnya, logam masih di bawah level kunci USD1.300 per troy ons.

Platinum naik, memperpanjang keuntungan minggu lalu, kinerja terkuat dalam enam minggu, di tengah kekhawatiran pasokan karena pemogokan di tambang Afrika Selatan. Para analis mengatakan kurangnya indikator ekonomi AS minggu ini bisa menekan emas, dan mendorong pembeli.

“Ada faktor bertentangan yang menjaga pasar emas dalam rentang perdagangan sempit saat ini. Anda memiliki dolar AS yang lemah dan ketegangan politik seperti konflik Ukraina di satu sisi,” kata analis Commerzbank, Carsten Fritsch, seperti dilansir dari Reuters, Selasa pagi WIB.

Perdagangan emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih tinggi pada Selasa pagi WIB, seiring dengan melemahnya dollar AS terhadap mata uang utama dunia lainnya.

Kontrak emas yang paling aktif untuk penyerahan Juni naik 0,4 dollar AS atau 0,03 persen, menjadi 1.293,8 dollar AS per ounce.

Komentar dari para pejabat senior The Fed telah menjadi penggerak pasar primer. Presiden The Fed Dallas Richard Fisher dan Presiden The Fed San Francisco John Williams mengatakan dalam diskusi pada Senin bahwa Federal Reserve kemungkinan akan menaikkan suku bunganya pada tahun depan, menyeret dolar turun.

Berita lainnya diharapkan keluar pada Rabu, 21 Mei 2014, ketika Ketua The Fed Janet Yellen akan memberikan pidato pada acara wisuda di New York University, dan risalah pertemuan terakhir dewan Fed akan dirilis.

Selain itu, Departemen Tenaga Kerja AS dijadwalkan akan merilis laporan klaim pengangguran baru dan The Fed Chicago akan mengeluarkan indeks aktivitas nasionalnya.

Bank Sentral Eropa (ECB) dan bank-bank sentral lainnya pada Senin mengumumkan perbaruan perjanjian emas bank sentral saat ini mulai September tahun ini, yang bertujuan untuk mempertahankan kejelasan dan transparansi bagi peserta pasar emas.

Dewan Emas Dunia (WGC) mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa selama lima tahun terakhir, pemegang emas utama dari bank-bank sentral Eropa telah “hampir menghentikan semua penjualan emas,” hanya menjual kurang dari 25 ton emas terhadap batas yang disepakati 2.000 ton.

Sementara perak untuk pengiriman Juli naik 2,4 sen atau 0,12 persen, menjadi ditutup pada 19,353 dollar AS per ounce. Sementara platinum untuk pengiriman Juli bertambah 4,1 dollar AS atau 0,28 persen, menjadi berakhir pada 1.470,2 dollar per ounce.

Komentar