Harga Emas Antam Melompat Naik

Penulis: Darmansyah

Rabu, 21 Mei 2014 | 11:41 WIB

Dibaca: 1 kali

Hari ini, Rabu, 22 Mei 2014, harga jual emas batangan milik PT Aneka tambang Tbk, atau Antam, yang dijual di Logam Mulia, mengalami lompatan dengan kenaikan sebesar Rp 4.000 per gram. Kenaikan harga ini melewati batas psikologis harga dengan bertengger pada Rp 530.000 per gram.

Sehari sebelumnya harga emas mengalami penurunan sebesar Rp 3.000 per gram dan berada pada posisi Rp 526.000 per gram. Harga ini merupakan lanjutan dari dampak harga emas global yang terus menyusut di pusat perdagangan komoditi di New York.

Dalam sepuluh hari terakhir harga emas terus berada di bawah harga psikologisnya, Rp 530 ribu per gram. Harga ini menjadikan emas sangat murah dan ditinggalkan investor karena tidak memiliki peluang provit.

Untuk harga beli kembali atau buyback juga pun ikut naik.Hharga pembelian kembali emas Logam Mulia Antam kini berada di posisi Rp 470.000 per gram.

Dengan kenaikan ini maka harga emas milik Antam dalam berebagai ukuran juga menyesuai dengan harga baru. Untuk ukuran 500 gram, Antam menjualnya dengan harga Rp 245.300.000, 250 gram Rp 122.750.000, 100 gram Rp 49.150.000, 50 gram Rp 24.600.000, dan 25 gram Rp 12.325.000.

Untuk ukuran nyang lebih dan dimulai dari ukuran 10 gram Antam menghargainmya dengan Rp 4.960.000, 5 gram Rp 2.505.000, 4 gram Rp 2.004.000, 3 gram Rp 1.512.000, 2, 5 gram Rp 1.265.000, 2 gram Rp 1.020.000 dan 1 gram Rp 530.000

“Untuk transaksi pembelian emas batangan datang langsung ke Antam, setiap harinya kami batasi hingga maksimal 150 nomor antrean saja,” sebut keterangan di situs resmi.

Di pasar global, harga emas diperdagangakan dalam kisaran sempit di bawah USD1.294,20 per ounce. Sementara itu, platinum naik 0,4 persen menjadi USD1.467,40.

Platinum naik lebih tinggi, terutama karena pemogokan buruh yang terjadi di Afrika Selatan, dan laporan industri yang menyebutkan bahwa persedian logam semakin berkurang.

Seperti dilansir dari Reuters, Rabu pagi WIB, spot emas sedikit berubah ke USD1.294,20 per ounce. Pasar platinum juga diperkirakan akan defisit 1.218 juta ons tahun ini.

Sementara itu, pemogokan di Afrika Selatan merupakan terpanjang dan termahal. Produsen platinum top dunia dan serikat AMCU sepakat untuk melakukan pembicaraan upah pengadilan untuk mengakhiri serangan yang menghantam sekitar 40 persen dari produksi global.

SPDR Gold Trust mengatakan kepemilikan sahamnya jatuh 1,79 ton menjadi 780,19 ton. Adapun untuk emas jenis emas comex berada di level USD1.294,6 per ounce, dan untuk silver naik 0,06 persen ke USD19,41.

Sementara itu India yang telah menjadi konsumen emas terbesar kedua di dunia selama lebih dari beberapa tahun ini, mengalami penurunan impor emasnya di kuartal pertama ini karena pembatasan pemerintah.

Impor logam mulia India telah turun 52 persen menjadi 129 metrik ton dari tahun sebelumnya. World Gold Councildalam laporannya memaparkan, permintaan dari India telah turun 26 persen menjadi 190,3 ton dengan konsumsi bar dan koin jatuh 54 persen menjadi 44,7 ton dan penjualan perhiasan ambles 9 persen menjadi 145,6 ton.

“Impor resmi turun 4,1 persen menjadi 825 ton tahun lalu dan arus masuk yang tidak resmi, mungkin berada di kisaran 150-200 ton,” ungkap Dewan WGC, Somasundaram PR, kepada Bloomberg, Rabu pagi WIB.

Pembelian emas telah mengalami penurunan setelah India meningkatkan pajak impor tiga kali lipat tahun lalu, dan memperkenalkan aturan yang mengharuskan importir memasok 20 persen dari emas perhiasan mereka untuk re-ekspor.

“Negara ini tetap menjadi sumber permintaan emas batangan yang kuat, Permintaan mungkin total 900 ton menjadi 1.000 ton tahun ini dari 974,8 ton pada 2013,” katanya.

Komentar