Harga Beli Kembali Emas Antam Naik

Penulis: Darmansyah

Senin, 18 November 2013 | 09:54 WIB

Dibaca: 0 kali

Pagi ini, Senin, 18 November 2013, Aneka Tambang Tbk, atau Antam, produsen emas batangan di Indonesia, mengalami “booming” harga “buyback” atau beli kembali dengan kenaikan yang mencapai Rp 8.000 untuk setiap gramnya.

Berlainan dengan harga “buyback,” harga jual emas Antam masih tetap bertengger pada angka Rp 524.000 per gram, yang berarti sama dengan harga penutupan perdagangan pekan lalu.

Harga emas selama dua pekan terakhir mengalami lonjakan dan penurunan yang sangat cepat. Ini merupakan pengaruh langsung dari kondisi perdagangan emas global yang masih susah mencari harga stabilnya.

Lonjakan dan penurunan emas global sangat dipengrauhi oleh kebijakan bank sentral AS atau The Fed, terutama menyangkut stimulus ekonomi, tingkat pertumbuhan dan kondisi tenaga kerja di negara itu.

Seperti yang dikutip “nuga.co” dari situs resmi Antam, logammulia.com, pagi ini, harga emas Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk stagnan di posisi Rp 524.000 per gram, sama seperti posisi pada akhir pekan kemarin. Meski demikian, harga buyback-nya naik Rp 8.000/gram.

Data Logam Mulia, Jumat lalu menegaskan harga emas batangan pecahan satu gram masih berada di Rp 524.000 per gram. Sementara harga buyback emas batangan di Logam Mulia naik menjadi Rp 464.000 per gram dibandingkan posisi akhir pekan lalu di Rp 456.000 per gram.

Berikut harga emas batangan yang dijual oleh Logam Mulia Antam awal pekan:
50 gram Rp 24.300.000. 10 gram Rp 4.900.000, 5 gram Rp 2.475.000, 1 gram Rp 524.000

“Untuk transaksi pembelian Emas Batangan datang Langsung ke PT Antam Tbk Jakarta setiap harinya kami batasi hingga maksimal 150 nomor antrian saja,” jelas Antam dalam situsnya.

Dari London, kantor berita “reuter” memberitakan, hara emas global ditutup terkoreksi, lantaran aksi ambil untung yang terjadi dalam dua hari kemarin. Kenaikan logam mulia ini terjadi didukung oleh ekspektasi bahwa calon pemimpin the Federal Reserve Janet Yellen akan melanjutkan kebijakan stimulus moneternya.

Tokoh Hedge fund Paulson & Co berjanji akan mempertahankan sahamnya di SPDR Gold Trust, dana yang diperdagangkan di bursa emas yang didukung terbesar di dunia.

Bullion akhirnya berakhir datar setelah turun tajam selama dua minggu terakhir, karena data nonfarm payrolls Amerika Serikat pada Oktober menunjukkan penguatan. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa the Fed akan memangkas stimulusnya pada akhir tahun ini.

Namun, Yellen dalam pidatonya mengungkapkan kepada Komite Senat bahwa The Fed akan terus memberikan stimulus ekonomi, inilah yang mendorong spekulan emas untuk kembali ke pasar emas, karena yakin bahwa harga emas akan meningkat lebih lanjut .

“Emas rally di berita tapi pada dasarnya itu hanya short-covering. Emas belum bullish,” kata kepala Aurum Options Strategies, Thomas Vitiello, seperti dilansir dari Reuters.

Harga emas jenis Spot turun tipis 10 sen menjadi USD1.286,91 per troy ons, setelah naik hampir 1 persen di dua sesi sebelumnya. Sedangkan emas berjangka AS, Comex Gold, naik USD1,10 ke USD1.287,40 per troy ons, dengan volume perdagangan yang turun tajam, bawah rata-rata 250 hari perdagangan.

Di antara logam mulia lainnya, perak turun 0,2 persen menjadi USD20,69 per troy ons. Platinum turun 0,4 persen menjadi USD1.437,74 per troy ons, sedangkan paladium merosot 0,9 persen ke USD729,72 per troy ons.

Komentar