Emas Tumbang Oleh Keperkasaan Dollar

Penulis: Darmansyah

Selasa, 12 Februari 2019 | 08:36 WIB

Dibaca: 0 kali

Harga emas tumbang

Ya, di awal perdagangan pekan ini  sentral perdagangan emas dunia,Comex Exchange Merchantil, Ne York, mencatat tumbangnya harga emas bersamaan dengan perkasanya dollar.

Seperti ditulis laman keuangan “bloomberg,” pagi ini, Selasa WIB,  tumbangnya harga emas ini karena investor lebih menyukai keamanan dolar dalam menghadapi kekhawatiran yang meningkat karena perang dagang Amerika Serikat -China dapat memperlambat pertumbuhan global.

Harga emas di pasar spot turun hampir setengah persen atau persinya nol koma empat persenper ounce.

Untuk harga emas berjangka AS turun setengah persen

“Faktor besar di sini adalah penguatan dolar AS, yang didukung oleh sengketa perdagangan,” kata Bart Melek, Kepala Strategi Komoditas TD Securities di Toronto.

“Belum tercapainya kesepakatan antara AS dan China melemahkan mata uang pasar berkembang global dan itu berarti, secara relatif, dolar AS lebih baik, yang negatif untuk emas,” katanya.

Pembicaraan perdagangan antara Washington dan Beijing dijadwalkan untuk dilanjutkan pekan ini dengan delegasi pejabat AS yang melakukan perjalanan ke China untuk putaran negosiasi berikutnya.

Tetapi Presiden AS Donald Trump pekan lalu mengatakan dia tidak berencana untuk bertemu dengan Presiden China Xi Jinping sebelum batas waktu 1 Maret, mengurangi harapan bahwa pakta perdagangan mungkin dapat dicapai dengan cepat.

Indeks dolar berada pada level tertinggi dalam hampir delapan minggu, yang dapat mengurangi permintaan untuk logam di antara pemegang mata uang lainnya.

“Keuntungan di AS dan pasar saham dunia juga merupakan elemen bearish untuk logam safe-haven,” Jim Wyckoff, analis senior di Kitco Metals, menulis dalam sebuah catatan kepada klien.

Emas bisa rentan terhadap koreksi lebih banyak jika dolar menguat lebih lanjut, kata para analis.

“Dengan angka ketenagakerjaan AS masih cukup kuat dan orang-orang bergerak ke dolar untuk tujuan safe-haven, benar-benar tidak ada alasan mengapa emas harus lepas landas jauh lebih tinggi,” kata Bart Melek dari TD Securities.

Tetapi harga emas bertahan di atas level kuncinya, didukung oleh ketidakpastian seputar kebijakan moneter Federal Reserve AS dan kemungkinan kembali ditutupnya pemerintah AS, kata para analis.

Harga emas harus tetap berkisar sampai ada kejelasan di bagian depan perdagangan dan penutupan pemerintah, analis Oanda Edward Moya mengatakan dalam sebuah catatan penelitian.

Pekan lalu, harga emas di Comex kembali  bersinar bersamaan dengan munculnya kekhawatiran pertumbuhan ekonomi global.

“Harga emas naik tipis,” tulis laman keuangan “bloomberg,” Jumat pagi WIB.

Pada perdagangan Kamis karena dibantu oleh kekhawatiran atas sengketan perdagangan AS-CHina dan dampak potensial terhadap pertumbuhan global. harga emas naik

Harga emas di pasar spot naik  tiga puluh tiga persen per ons  setelah menyentuh level terendah sejak akhir Januari

Sedangkan untuk harga emas berjangka AS turun.

Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping kemungkinana tidak akan bertemu sebelum  awal Maret yang merupakan batas waktu yang ditetapkan kedua negara untuk mencapai kesepakatan perdagangan.

“Ketidakpastian atas hubungan perdagangan AS dan potensi penutupan pemerintah AS lainnya terus menopang minat terhadap emas sehingga mendorong harga emas,” kata MKS PAMP Group dalam sebuah catatan.

“Masih ada banyak ketidakpastian di pasar dan itu menjaga harga emas di atas harga tertingginya,” kata Miguel Perez-Santalla, vice president of Heraeus Metal Management, New York, AS.

Pada perdagangan sebelumnya, harga emas berjangka melemah untuk sesi keempat berturut-turut pada Rabu waktu setempat.

Namun, pasar terus berharap kekhawatiran pertumbuhan ekonomi global dapat menjaga harga emas.

Harga emas untuk pengiriman April di divisi Comex susut. Sebelumnya harga emas sudah melemah dalam tiga sesi terakhir. Harga tersebut ditetapkan dalam titik terendah pada pekan ini.

“Sementara logam mulia terlihat memperpanjang kerugian dalam waktu dekat. Penguatan harga masih tetap memegang kendali dalam jangka menengah hingga panjang,” ujar Analis FXTM, Lukman Otunuga, seperti dikutip dari laman Marketwatch,

“Selama kekhawatiran pertumbuhan global membebani sentimen pasar dan harapan meningkat atas the Federal Reserves mengambil jeda untuk menaikkan suku bunga pada tahun ini, emas akan terus bersinar,” ia menambahkan.

Otunuga menuturkan, melihat secara teknikal, harga emas berpotensi naik  dan terbukti menjadi level yang dapat diandalkan.

Kemarin, harga emas global  di Comex  sempat  ambruk untuk  empat sesi berturut-turut . Namun, pasar terus berharap kekhawatiran pertumbuhan ekonomi global dapat menjaga harga emas.

Harga emas untuk pengiriman April di divisi Comex susut nol koma empat persen  per ounce.

Sebelumnya harga emas sudah melemah dalam tiga sesi terakhir. Harga tersebut ditetapkan dalam titik terendah pada pekan ini.

Komentar