Emas Masih Dijauhi Keberuntungan

Penulis: Darmansyah

Rabu, 7 Desember 2016 | 10:43 WIB

Dibaca: 0 kali

Harga emas belum lagi menemukan geliat kenaikan dan masih berada dalam tahap konsolidasi ke level terendah karena terbebani oleh spekulasi bahwa the Fed akan menaikkan suku bunga minggu depan.

Probabilitas kenaikan tersebut tetap dipatok mendekati seratus persen berdasarkan Fed dana berjangka.

Untuk peradagangan hari ini, Rabu, 07 Desember 2016,  emas kembali tertekan pada penutupan perdagangan

Penurunan harga emas ini masih karena penguatan dolar Amerika Serikat (AS) dan harapan kenaikan suku bunga Bank Sentral AS atau The Federal Reserve (the Fed).

Mengutip Wall Street Journal, di edisi Rabu paginya, harga emas untuk pengiriman Februari ditutup turun hampir setengah  persen  untuk setiap  troy ounce-nya  di divisi Comex New York Mercantile Exchange.

Harga pada penutupan Selasa tersebut telah turun sekitar dua belas persen dari harga tertinggi yang dibukukan pada November lalu.

The Wall Street Dollar Journal Index, sebuah indeks yang mengukur nilai tukar dolar AS terhadap beberapa mata uang utama dunia

Penguatan dolar AS cederung membebani harga emas dan logam mulia tersebut menjadi lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang di luar dolar AS.

Selain itu, harga emas juga terpukul karena penguatan ekonomi AS menjadi pendorong bagi the Fed untuk menaikkan suku bunga pada akhir tahun ini.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh CME,  investor yakin bahw the Fed akan kenaikkan suku bunga pada pertemuan terakhir pada tahun ini yang berlangsung pada pertengahan Desember. Investor juga yakin bahwa the Fed akan kenaikan menaikkan suku bunga pada Mei nanti.

“Emas telah bergerak dengan sangat baik sampai enam bulan terakhir. ”

“Tapi sekarang imbal hasil obligasi yang lebih tinggi dan tingkat bunga riil menjadi lebih positif, maka emas terlihat kurang menarik,” kata analis ICBC Standard Bank Tom Kendall.

“Masih ada banyak ketidakpastian saat ini. Namun, kami mempertahankan bahwa harga emas akan diperdagangkan lebih rendah pada tahun mendsatang dibandingkan tahun ini” menurut Citi Research dalam laporan Outlook

Sentimen investor di negara Barat melompat ke level tertinggi selama lima tahunan pada bulan November, ketika terjadi penurunan harga setelah Donald Trump memenangkan presiden AS  yangn memacu permintaan emas fisik terkuat sejak lima tahun silam

Pada bulan lalu jumlah orang yang memulai atau menambah kepemilikan emas pribadi meningkatdibanding bulan Oktober.

Lingkungan resiko  yang muncul dan di bangun dari pemilu AS beberapa minggu lalu terus mendukung harga saham, sementara investasi tradisional emas yang safe havens terus tertekan.

Risiko politik dan ekonomi yang tinggi muncul dari pemilu Eropa tampaknya akan membuat pasar mengangkat bahu.

Sepertinya Bank Italia Monte Paschi akan mendapatkan bailout untuk mencegah kebangkrutan. Setelah preseden yang mengatakan kerugian yang terkait dengan manajemen risiko yang buruk di bank Italia kemungkinan akan disosialisasikan.

Perdana Menteri Matteo Renzi hanya menyapa dari kantor kepada gelombang populisme yang mengakibatkan kekalahan gemilang dari referendum konstitusionalnya.

Saya tidak membayangkan bahwa dana talangan Bank akan terbebani pemilih Italia. Itu mungkin lebih memperkuat partai anti Eropa di Italia akan membuat referendum untuk meninggalkan Uni Eropa.

Risiko di Eropa cukup besar, tetapi pada kenyataannya tidak tercermin dalam harga emas. Akhirnya investor akan memperhatikan bahwa emas adalah undervalued relatif terhadap realitas.

Harga emas di dalam negeri  seperti yang dikendalikan PT Aneka Tambang Tbk atau Antam turun Rp 1.000 per gram menjadi Rp 586 ribu per gram pada perdagangan Rabu  pagi WIB ini.

Pada Selasa kemarin, Antam menjual harga emas di posisi Rp 587 ribu per gram.

Sedangkan harga pembelian kembali atau buyback turun Rp 5.000 menjadi Rp 502 ribu per gram.

Artinya, jika Anda menjual emas yang Anda miliki, maka Antam akan membayar Rp 502 ribu per gram.

Pembayaran buyback dengan volume di atas 1 kilogram  akan dilakukan maksimal dua hari setelah transaksi dengan mengacu pada harga buyback hari transaksi.

Antam menjual emas dengan ukuran 1 gram hingga 500 gram. Hingga pukul 08.23 WIB,

Beberapa ukuran emas Antam tidak tersedia. Ukuran emas Antam yang tidak tersedia antara lain ukuran 2 gram, 50 gram, 100 gram dan 250 gram.

Komentar