Emas Lokal dan Global Makin Terhempas

Penulis: Darmansyah

Kamis, 26 Mei 2016 | 10:10 WIB

Dibaca: 0 kali

Posisi harga emas, baik lokal maupun global, hari ini, Kamis pagi WIB, 26 Mei 2016, makin terhempas akibat digilas rumor kenaikan suku bunga The Fed, atau Bank Sentral Amerika Serikat, yang membuat dollar terus menguat.

Di New York Exchange atau Comex,  emas kembaliit mendapatkan tekanan dengan bergerak lebih rendah di sesi perdagangan sebelumnya tetapi secara umum pergerakan emas masih di support.

Dolar masih tetap stabil di tengah spekulasi suku bunga Fed yang akan dinaikkan pada bulan Juni tahun 2016.

Kamis pagi WIB, harga emas  sempat naik tipis di pasar Asia ketika investor menunggu untuk mendengar komentar gubernur the Fed Janet Yellen yang akan akan berbicara di Harvard University dimana dalam dua penampilan publik,

Yellen masih mempertahankan sikap dovish bahwa Fed akan menaikkan suku bunga secara bertahap, di tengah volatilitas luas di pasar keuangan global dan inflasi yang masih rendah.

Rilis data GDP AS pada hari Jumat akan dikeluarkan oleh biro sensus AS.

Sementara itu Bank Sentral Europa, ECB,  dalam waktu bersamaan, membutuhkan dukungan lebih banyak dari pemerintah dalam bentuk reformasi fiskal dan koordinasi yang lebih erat di antara negara-negara di Uni Eropa.

“Kebijakan moneter tidak dapat menjadi pengganti koordinasi kebijakan ekonomi atau kurangnya reformasi,” kata Gubernur Bank of France, Villeroy de Galhau.

Monsieur de Galhau juga menambahkan  bahwa “stimulus moneter telah mencapai batas-batasnya dan jika dipertahankan terlalu lama akan memiliki efek samping negatif seperti ketidakseimbangan keuangan dan misalokasi dalam perekonomian yang lebih luas”.

Meskipun tidak secara teknis ada batasan untuk pembelian aset oleh bank sentral atau seberapa jauh suku bunga di wilayah negatif, Galhau menilai bahwa khasiat kebijakan terlihat cukup jelas menurun.

Masih ada alasan untuk mendapatkan beberapa batang emas.

Koreksi pada logam emas selama beberapa minggu terakhir mungkin akan menjadi kesempatan besar untuk membuat pembelian awal atau menambah kepemilikan emas yang sudah dimiliki.

Penekan harga emas adalah penguatan nilai tukar dolar AS di tengah harapan kenaikan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat  atau the Federal Reserve).

Mengutip Wall Street Journal, , harga emas berjangka turun hampir dua persen di New York Mercantile Exchange.

Harga emas telah tertekan dalam lima hari berturut-turut.

Sebelumnya, harga emas selalu menguat bahwa sepanjang tahun ini penguatan harga emas telah mencapai enam belas persen.

Penguatan emas terjadi karena adanya kekhawatiran akan pertumbuhan ekonomi global sehingga investor mengalihkan investasi ke instrumen yang dianggap cukup aman seperti emas.

Kenaikan harga emas tertahan sejak pekan kemarin atau sejak beberapa pejabat the Fed mengatakan bahwa kemungkinan besar kenaikan suku bunga akan lebih cepat dibanding rencana awal.

“Kemungkinan kenaikan suku bunga pada Juli AS tersirat dari pembicaraan the Fed. Pasar berjangka naik di atas lima puluh persen untuk pertama kalinya sejak Maret karena para pelaku pasar terus mencerna sikap dari the Fed,” tulis Macquarie Bank Ltd dalam catatannya.

“Rencana kenaikan suku bunga pada Juni cenderung terus membebani harga emas,” tulis ANZ Research.

“Hasil pertemuan bank sentral AS kelihatan menunjukkan lebih agresif dari yang diharapkan, dan mengubah sentimen.”

“ Ada kemungkinan bank sentral AS menaikkan suku bunga pada Juni atau Juli,” ujar Analis ABN Amro Georgette Boele.

Pada pekan ini bank sentral AS juga akan memberikan pernyataan.

Pimpinan bank sentral AS Janet Yellen akan memberikan pidato di Universitas Harvard.

Sementara itu harga emas batangan yang dijual  PT Aneka Tambang Tbk  atau Antam, hari ini, Kamis pagi WIB,  kembali  susut Rp 1.000 per gram  hingga berada di posisi  Rp 580 ribu per gram.

Demikian pula harga pembelian kembali atau dikenal dengan buyback emas Antam  yang turun Rp 1.000 per gram menjadi Rp 527 ribu per gram.

Artinya jika Anda hendak menjual emas Antam maka akan dihargai Rp 527 ribu per gram.

Pembayaran buyback dengan volume di atas satu kilogram  akan dilakukan maksimal dua hari setelah transaksi dengan mengacu kepada harga buyback hari transaksi.

Antam menjual emas dengan ukuran mulai satu gram hingga 500 gram dan men jelang Kamis siang WIB, stok emas seluruh ukuran masih tersedia.

Komentar