Emas Kembali Ambruk di Pasar Global

Penulis: Darmansyah

Jumat, 3 Maret 2017 | 09:20 WIB

Dibaca: 0 kali

Hari ini, Jumat pagi WIB, harga emas, baik lokal maupun global, kembali terhenyak dan jatuh pada posisi harga termurah.

Harga emas menyentuh level paling rendah dalam dua pekan terakhir.

Seperti ditulis laman bisnis,  Marketwatch, Jumat pagi, pelemahan harga emas dipicu dari tumbuhnnya perkiraan kenaikan suku bunga AS bulan ini, yang juga membuat mata uang dolar naik.

Indeks dolar naik, menyentuh level tertinggi dalam dua bulan ini.

Berdasarkan data dari Marketwatch, emas untuk pengiriman April dijual lebih murah

Itu merupakan harga terendah untuk kontrak yang paling aktif sejak pertengahan Februari lalu, menurut data FactSet.

Komentar dari Pejabat the Federal Reserve, Lael Brainard membuat pasar percaya bahwa the Fed bakal menaikan suku bunga acuan saat pertemuan komite perumusan kebijakan mereka, pertengah Maret mendatang.

Suku bunga yang naik akan mengurangi permintaan emas yang tidak menawarkan imbal hasil.

Selain itu juga akan menaikkan nilai tukar dolar yang membuat komoditas ini akan kurang menarik bagi mereka yang membeli dengan mata uang lain.

Sementara itu, harga emas PT Aneka Tambang Tbk atau Antam juga  turun Rp 3.000 per gram menjadi Rp 589 ribu per gram pada perdagangan Jumat pagi waktu Jakarta.

Kemarin Antam menjual emasnya seharga Rp 592 ribu per gram.

Sementara harga buyback atau pembelian kembali emas di posisi Rp 528 ribu per gram.

Harga jual dan pembelian ini merupakan harga patokan di butik emas Logam Mulia Antam Pulogadung, Jakarta.

Sedangkan harga di butik emas logam Mulia lainnya bisa berbeda.

Pembayaran buyback dengan volume di atas 1 kilogram  akan dilakukan maksimal dua hari setelah transaksi dengan mengacu pada harga buyback hari transaksi.

Antam menjual emas dengan ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram.

Hingga menjelang siang WIB, ukuran emas Antam 10 gram sudah tidak tersedia.

Komentar