Emas Global Naik Beringsut, Lokal Tetap

Penulis: Darmansyah

Selasa, 11 Oktober 2016 | 10:26 WIB

Dibaca: 0 kali

Harga emas global di pasar New York Exchange Comex, hari ini, Selasa pagi WIB, tertolong dari lanjutan keterpurukannya karena naiknya harga minyak di pasar spot.

“Minyak turut membantu harga emas,” kata Ira Epstein, Ahli Strategi Linn Grup.

Meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mengangkat suku bunga dalam beberapa bulan mendatang juga dapat mendorong harga emas, lanjut Epstein.

Dana berjangka Fed, yang digunakan sebagai pertaruhan tentang kebijakan bank sentral,  meningkat dari hari sebelumnya

Haga emas berjuang untuk bersaing dengan investasi yield-bearing seperti Treasurys ketika harga naik.

Harga emas juga kembali bergerak kemungkinan karena volume penjualan yang rendah, karena beberapa pedagang libur untuk liburan di Jepang dan Hong Kong, Columbus Day di AS dan Hari Thanksgiving di Kanada.

“Ketika semua kembali ke pasar besok, kita akan melihat apakah ini adalah saatnya bounce bagi emas atau kembalinya uptrend dalam 10 bulan,” kata analis Kitco dalam sebuah catatan kepada klien.

Seperti juga ditulis “bloomberg,” hari ini eHarga emas berjangka berhasil rebound dari penurunan mingguan terbesar dalam lebih dari tiga tahun karena investor memasukan dana ke bursa yang diperdagangkan oleh logam sehingga mengangkat harga emas naik.

Harga emas naik untuk sesi kedua berturut karena didukung oleh pembelian emas pasca-liburan di Cina, sementara perlambatan pertumbuhan pekerjaan di AS mendukung ekspektasi bahwa kenaikan suku bunga AS hanya akan dilakukan secara bertahap.

Dolar menguat di awal perdagangan Asia pada hari Selasa, sementara itu sterling masih berada di dekat dengan posisi terendah baru-baru ini di tengah kekhawatiran tentang kemungkinan dampak Inggris jika keluar dari Uni Eropa.

Bank Sentral Eropa akan melakukan program pembelian aset yang sebagian besar akan tergantung pada data ekonomi, menurut pembuat kebijakan ECB dan Gubernur Bank of Italy Ignazio Visco, pada hari Senin.

Seiring dengan kekhawatiran tentang langkah berikutnya dari Federal Reserve pada suku bunga, investor terus menilai apakah pesaing capres Demokrat Hillary Clinton atau capres Partai Republik Donald Trump akan lebih baik bagi para investor.

Investasi safe haven terlihat cukup tenang terhadap debat kedua antara Hillary Clinton dan Donald Trump.

Presiden Fed Chicago dan Minneapolis komentar dijadwalkan akan memberikan pernyataan. Charles Evans dan Neel Kashkari berpotensi akan memberikan sinyal lanjutan jangka pendek terhadap kebijakan moneter AS.

Aksi beli emas oleh hedge fund dan investor profesional lainnya akan memberikan peningkatan kinerja emas dan hal itu akan menjadi salah satu alasan mengapa logam emas merupakan salah satu dari aset yang berkinerja terbaik pada tahun ini.

Bank sentral global juga akan menjadi pendukung utama bagi pembelian emas apalagi beberapa bank sentral telah rajin membeli emas sejak krisis keuangan global

Di pasar lokal, terutama emas yang diperdagangkan  PT Aneka Tambang Tbk atau Antam hingga menjelang siang ini, Selasa pagi WIB, masih tak

Harga emas Antam tetap di posisi Rp 599 ribu per gram.

Harga tersebut bertahan sejak Rabu pekan lalu.

Sedangkan harga buyback emas atau pembelian kembali, turun Rp 2.000 menjadi Rp 523 ribu per gram. Itu artinya jika Anda menjual emas, maka Antam akan membayar Rp 523 ribu per gram.

Pembayaran buyback dengan volume di atas 1 kilogram akan dilakukan maksimal dua hari setelah transaksi dengan mengacu pada harga buyback hari transaksi.

Antam menjual emas dengan ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram.

Hingga menjelang siang WIB, sebagian ukuran emas sudah habis terjual, beberapa diantaranya adalah ukuran 3 dan 100 gram.

 

 

Komentar