Emas Global dan Lokal Hari Ini Naik Tipis

Penulis: Darmansyah

Rabu, 3 Mei 2017 | 08:01 WIB

Dibaca: 0 kali

Setelah sehari sebelumnya terpuruk dalam situasi sulit, hari ini, Rabu, 03 Mai, harga emas global bangkit lagi lewat kenaikan  tipis pada perdagangan di Comex Exchange Merchantil, New York.

Selasa kemarin, sehari setelah mencatatkan harga terendah  investor menunggu hasil pertemuan dari the Federal Reserve.

Hasil pertemuan the Fed yang akan keluar pada Rabu sore waktu AS bisa menjadi petunjuk apakah ada kenaikan suku bunga, dan juga bisa menjadi landasan prediksi ekonomi AS.

Emas untuk kontrak Juni naik tipis  untuk menetap di level US$ 1.257 per ounce setelah mencatatkan harga di level US$ 1.255 pada Senin lalu, yang merupakan harga terendah sejak 10 April untuk kontrak yang paling aktif menurut Factset Data yang dilansir dari Marketwatch.

Sementara harga perak untuk kontrak Juli turun .

Harga perak dan emas secara umum turun sejak pertengahan hingga akhir April dipicu oleh tensi geopolitik, khususnya dihubungkan dengan pemilihan presiden di Prancis.

Sementara itu, Wall Street mengharapkan teh Fed tidak mengubah kebijakan moneternya pada Rabu.

Namun akan mencari indikasi bagaimana Gubernur The Fed Janet Yellen akan menaikkan suku bunga dan bagaimana prediksi the Fed terhadap ekonomi AS.

Sementara itu, harga emas di Comex, New York, hari ini, Selasa pagi WIB mengalami penurunan sebesar satu  persen ke posisi terendah dalam tiga minggu.

Penurunan harga emas global ini disebabkan tekanan  kenaikan saham dan kesepakatan yang dilakukan pemerintah Amerika Serikat) untuk menghindari shutdown.

Kondisi ini meredam permintaan untuk aset nonbunga seperti emas.

Melansir laman Reuters, Selasa pagi WIB, harga emas di pasar spot turun nol koma delapan persen

Sementara harga emas berjangka AS turun  lebih dari satu  persen.

Pasar saham AS terangkat saham Apple yang mencapai rekor tinggi dan penguatan ukuran utama indeks ekuitas dunia seiring kenaikan yield obligasi.

Banyak pasar keuangan di Asia dan Eropa ditutup terkait liburan May Day atau Hari Buruh.

Risk appetite tidak runtuh di sini. Harga emas sudah sedikit berlebihan di sini. Sepertinya kami hanya mencoba tren pergerakan rata-rata dua ratus hari,” ujar Bart Melek, Kepala strategi Komoditas TD Securities di Toronto.

Kongres AS menyepakati tentang paket belanja demi menjaga pemerintahan agar tak terjadi shutdown.

Harga emas sempat naik setelah belanja konstruksi AS tak terduga turun pada Maret.

Bahkan data pemerintah menunjukkan, Institute for Supply Management Indeks perihal kinerja manufaktur berada di posisi terendah sejak Oktober.

“Tingkat ISM Manufacturing Index saat ini masih menunjukkan pertumbuhan yang sehat di industri, tetapi sangat penting untuk terus membuatnya meningkat,” ujar Royce Mendes, Ekonom Senior CIBC Capital Markets di Toronto.

Pedagang kini juga tengah menunggu hasil pertemuan Federal Reserve.

“Kami melihat perdagangan emas mempertahankan kisaran yang relatif lebih tinggi pada Mei dengan ketegangan yang terjadi di Kore Utara, “kata analis INTL FCStone Edward Meir

Komentar