Emas Global dan Lokal Terus Alami Tekanan

Penulis: Darmansyah

Jumat, 6 Oktober 2017 | 09:28 WIB

Dibaca: 0 kali

Harga emas dunia yang diperdagangkan di Comex Exchange Mercantil, New York, terus ambruk

Dan hari ini, pada penutupan perdagangannya, harga emas berakhir melemah, dan ini  menambah pelemahan secara mingguan menyusul investor menunggu petunjuk dari rencana The Federal Reserve terkait pemangkasan suku bunga.

Emas untuk kontrak Desember turun

Logam kuning pada Rabu kemarin naik meski indeks aktivitas bulanan sektor layanan publik yang dirilis pada hari itu menunjukkan pembacaan terkuat sejak pertengahan dua belas tahun  lalu.

Harga juga diperkirakan akan turun secara mingguan sebesar hampir satu  persen setelah mencatat penurunan dalam tiga pekan terakhir.

Saham emas pun turun pada transaksi Kamis kemarin.

“Nada bearish dari emas kebanyakan disebabkan oleh pengetatan kebijakan moneter,” ujar Adrienne Murphy, Kepala Analis pasar di AvaTrade.

“Kenaikan dari biaya pinjaman, juga memangkas neraca keuangan akan memberikan ketegangan yang besar pada harga logam mulia tersebut,” ujarnya.

Investor tengah menunggu pidato Gubernur Bank Sentral AS Janet Yellen yang akan berlangsung pada Jumat waktu setempat di  Jackson Hole, Wyoming, AS.

Dalam pidato tersebut biasanya Yellen memberikan kisi-kisi mengenai arah kebijakan bank sentral.

Pelaku pasar sedang menunggu sinyal apakah the Fed akan menaikkan suku bunga lebih cepat dari perkiraan awal, atau masih sama dengan pernyataan-pernyataan sebelumnya.

Sejauh ini pelaku pasar cukup optimistis bahwa pertumbuhan ekonomi AS sudah membaik sehingga the Fed akan menaikkan suku bunga.

Optimisme tersebut mendorong penguatan dolar AS sehingga menekan harga emas. Alasannya, kenaikan dolar AS membuat harga emas lebih mahal bagi mereka yang bertransaksi dengan menggunakan mata uang lain.

Selain itu, pendorong kenaikan dolar AS juga karena kebijakan dari Eropa. Gubernur Bank Sentral eropa Mario Draghi memberikan sinyal belum akan melakukan pengetatan kebijakan moneter atau bahwa Eropa masih membutuhkan stimulus untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Dampak komentar Draghi tersebut membuat mata uang euro melemah dan mengangkat dolar AS,” jelas analis Julius Baer, ​​Carsten Menke.

“Sedangkan dari AS, Fed melihat inflasi sesuai dengan target sehingga cukup jelas Fed akan menaikkan suku bunga,” tambahnya.

Sementara itu, hari ini, Jumat, 06 Oktober, harga emas PT Aneka Tambang Tbk atau Antam kini di posisi Rp 609.436 per gram .

Sementara untuk harga pembelian kembali atau buyback berada di posisi Rp 544 ribu per gram. Harga emas Antam ini berlaku di kantor Antam Pulogadung, Jakarta.

Pembayaran buyback dengan volume di atas satu kilogram akan dilakukan maksimal dua hari setelah transaksi dengan mengacu pada harga buyback hari transaksi.

Antam menjual emas dengan ukuran mulai satu gram hingga 500 gram. Hingga menjelang siang WIB, sebagian besar ukuran emas Antam tak tersedia.

Komentar