Emas Global Alami Tekanan Dua Hari Ini

Penulis: Darmansyah

Jumat, 20 Januari 2017 | 10:38 WIB

Dibaca: 0 kali

Setelah mengalami tekan kuat pada hari Kamis kemarin, hari ini, Jumat, 20 Januari 2017, beberapa jam sebelum pelantikan Presiden Amerika Serikat yang baru, Donald Trump, harga emas belum bisa keluar dari zona “gawat”nya.

Harga emas dunia turun selama dua hari terakhir yang berarti mencatatkan penurunan paling besar di tahun ini.

Melansir Marketwatch, Jumat pagi WIB, penurunan harga emas dipicu kenaikan dolar ditambah dengan perlambatan suku bunga dari Bank Sentral Eropa dan komentar hawkish dari Kela Bank Sentral AS, Federal Reserve, Janet Yellen.

Emas untuk pengiriman Februari jatuh  hampir satu persen.

Harga juga terus menurunan sejak bank sentral Eropa merilis kebijakan mereka.

Harga juga turun pada Rabu, namun naik pada perdagangan hari sebelumnya.

Dolar tercatat naik setengah  persen terhadap sekeranjang mata uang lain.

Penguatan dolar membuat emas lebih mahal jika dibeli dengan mata uang atau unit moneter lain.

Terkait kebiijakan Bank Sentral Eropa, perlambatan kebijakan datang saat bulan lalu bank sentral memutuskan untuk memperpanjang program pembelian surat utang hingga akhir tahun ini

Gubernur Bank Sentral Eropa, Mario Draghi mengatakan bahwa pihaknya siap memperluas quantitative easing untuk mempercepat ekonomi.

Dan emas kembali berada di area USD 1200 per troy ounce setelah mendapatkan koreksi ketika berhasil menyentuh level tertinggi delapan minggu

Logam emas sedang ditimbang oleh dolar yang menguat, tetapi investasi safe-haven terus membatasi sisi negatifnya.

Beberapa data ekonomi AS yang dirilis mempunyai nada optimis sehingga berhasil mengangkat harapan bahwa the Fed akan menaikkan suku bunga beberapa kali pada tahun ini.

Imbal hasil bagi obligasi AS bergerak lebih tinggi dan ikut membuat mata uang dolar AS bergerak lebih tinggi.

Berbicara di Commonwealth Club San Francisco, Ketua Fed Janet Yellen menegaskan kembali bahwa ia mengharapkan akan menaikkan suku bunga “beberapa kali” pada tahun ini dengan mengatakan bahwa perekonomian telah bekerja maksimal dan inflasi bergerak menuju target,” kata Yellen.

Yellen tidak mengatakan bagaimana pemerintahan baru mungkin akan mengubah outlook The Fed, tetapi hanya mengatakan bahwa kebijakan regulasi dan fiskal dapat memiliki pengaruh pada perekonomian.

Kami harus menunggu dan melihat apakah kebijakan peraturan dan fiskal akan dilaksanakan oleh pemerintahan Trump.

Mario Draghi masih terus melakukan kebijakan moneter yang lebih hati-hati dengan melihat risiko downside tanpa mengecilkan upticks inflasi baru-baru ini.

ECB masih tetap stabil melakukan kebijakan sebelumnya.

Gubernur Bank of Canada, Stephen Poloz mengatakan dengan nada yang sama bahwa penurunan suku bunga masih dapat dilakukan mengingat ketidakpastian global.

Pada Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss. Keprihatinan terlihat di kalangan elit global.

“Begitu banyak orang merasa cemas. Begitu banyak orang merasa bahwa ini adalah salah satu saat yang paling berbahaya,” kata Ian Goldin, seorang profesor globalisasi dan pembangunan di Universitas Oxford.

Satu hal yang pasti meskipun terlihat ketidakpastian, elit global dan orang biasa akan bersama-sama beralih kepada emas sebagai investasi safe haven.

Sebelumnya, indeks dolar berada di dekat posisi terendah enam minggu pada hari Rabu, tertekan oleh komentar Presiden AS terpilih Donald Trump yang menunjukkan keprihatinan atas penguatan mata uang dollar.

Tetapi secara umum tawaran dalam pergerakan uptrend pada emas terus muncul sejak akhir tahun lalu.

Logam emas sedang ditimbang oleh dolar yang menguat, tetapi investasi safe haven membatasi tekanan pada pergerakan emas. Harga Emas telah naik selama tujuh sesi berturut-turut.

Gubernur Bank of Canada Stephen Poloz memperingatkan bahwa penurunan suku bunga masih dapat dilakukan, mengutip “ketidakpastian yang signifikan.”

Poloz khusus menyebutkan bahwa risiko perekonomian Kanada jika kebijakan perdagangan AS menjadi lebih proteksionis.

Aliran uang yang masuk ke investasi emas terlihat ketika investor mencari alternatif investasi setelah yuan mengalami kerugian tahunan terburuk terhadap dolar dalam lebih dari dua dekade.

Melemahnya mata uang yuan telah memperkuat permintaan safe haven di saat kekhawatiran tentang keluarnya Inggris dari Uni Eropa dan ketidakpastian atas kebijakan AS  dan perang dagang dengan China yang berpotensi akan mendorong harga emas lebih tinggi.

Pada perdagangan lokal, harga emas PT Aneka Tambang Tbk \atau Antam terus mengalami kenaikan. Hari ini dicatat ada kenaikan Rp 1.000 menjadi sehingga berada di posisi  Rp 591 ribu per gram

Sebelumnya harga jual emas Antam di kisaran Rp 590 ribu per gram.

Namun, untuk perdagangan hari ini, Antam tidak menginformasikan harga buyback atau pembelian kembali.

Hingga menjelang siang WIB, sebagian ukuran emas Antam tidak tersedia. Ukuran emas Antam yang tidak tersedia antara lain ukuran 2 gram, 3 gram, 50 gram, dan 500 gram.

Komentar