Emas Dunia Masih Belum Bergerak Naik

Penulis: Darmansyah

Selasa, 4 September 2018 | 08:14 WIB

Dibaca: 0 kali

Hari ini, Selasa pagi WIB, 04 September, harga emas dunia di Merchantil Exchange Comex, New York, kembali terpukul bersamaan dengan makin perkasanya dollar Amerika Serikat.

Menurut laporan media terkenal “Bloomberg,” Selasa pagi WIB,  dolar Amerika Serikat  bertahan di dekat level tertinggi satu mingguannya  di tengah kekhawatiran atas eskalasi konflik perdagangan antara Amerika Serikat dan negara lain.

Mata uang dolar AS yang lebih kuat membuat emas yang dihargakan dalam dolar AS lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya dan berpotensi mengurangi daya beli.

Permintaan terhadap emas tahun ini telah dibayangi oleh pergerakan dolar AS.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Sabtu bahwa tidak perlu untuk menjaga Kanada dalam Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara dan memperingatkan Kongres untuk tidak ikut campur dalam negosiasi atau ia akan mengakhiri perjanjian trilateral, yang juga termasuk dengan Meksiko.

Sementara itu, Bloomberg News melaporkan bahwa Trump siap untuk meningkatkan perang perdagangan dengan China dan telah mengatakan bahwa ia segera mengenakan tarif impor lebih dari dua ratus  miliar dollar  terhadap China.

“Selama kekhawatiran perang perdagangan yang membantu mengangkat dolar AS terus berlanjut, emas akan berada di bawah tekanan,” kata Ahli Strategi Komoditas ETF Securities, Nitesh Shah.

Harga emas turun sekitar delapan persen tahun ini dengan latar belakang meningkatnya suku bunga AS, sengketa perdagangan dan krisis mata uang Turki, dengan investor memarkir uang mereka dalam dolar AS.

Harga emas di pasar spot turun nol koma satu persen per ounce, setelah menyentuh level terendah intraday

Emas berjangka AS stabil.

Jika harga emas naik lagi  itu berarti ada peluang bagus untuk rebound lebih lanjut,  kata Kepala Analis ActivTrades, Carlo Alberto De Casa.

Data ekonomi AS minggu ini, termasuk survei manufaktur pada hari Selasa dan laporan pekerjaan pada hari Jumat, dapat mempengaruhi pergerakan emas karena investor mencari petunjuk tentang laju kenaikan suku bunga AS.

Harga perak di pasar spot bergerak mendatar  setelah menyentuh terendah dalam lebih dari dua minggu

Platinum naik setengah persen, sementara paladium jatuh  setengah  setelah mencapai titik tertinggi dalam sepuluh minggu pada hari Jumat

Komentar