Emas Antam Lompat Rp 12.000 Per Gram

Penulis: Darmansyah

Jumat, 16 Januari 2015 | 11:55 WIB

Dibaca: 0 kali

Jumat, 16 Januari 2015, pekan terakhir minggu kedua Januari, harga emas “menggila” dengan melakukan lompatan harga Rp 12.000 per gram dan bertengger pada angka Rp 553.000 per gram di banding Rp 541.000 per gram.

Linjakan harga logam mulia di Jakarta, itu, terutama yang dijual oleh PT Aneka Tambang Tbk, atau Antam, adalah sebagai espon membaiknya kinerja emas di pasar global.

Di pasar global, emas hampir mencapai level tertinggi selama empat bulan, pada perdagangan hari ini. Investor memilih instrumen yang lebih aman setelah Bank Swiss memotong suku bunga.

Emas di pasar Spot sempat menyentuh harga US$1.261 per ounce pada pagi tadi.

Harga emas batangan Antam ukuran satu gram dijual Rp 553.000, setelah kemarin dipatok Rp 541.000.

Untuk emas ukuran 5 gram menjadi Rp2.620.000, ukuran 10 gram, per batang emas dihargai Rp5.190.000. Sedangkan ukuran 25 gram Rp12.900.000, ukuran 50 gram Rp25.750.000, dan ukuran 100 gram dijual Rp51.450.000.

Harga emas ukuran 250 gram dipatok pada level Rp128.500 dan ukuran 500 gram Rp256.800.000.

Pada perdagangan Kamis 15 Januari 2015 kemarin, emas Antam ukuran 5, 10, 25, dan 50 gram masing-masing dipatok dengan harga Rp2.560.000, Rp5.070.000, Rp12.600.000, dan Rp25.150.000.

Sedangkan ukuran 100 gram dijual Rp50.250.000. Sementara ukuran 250 dan 500 gram masing-masing dibanderol Rp125.500.000 dan Rp250.800.000.

Harga beli kembali “buyback” dipatok hanya naik Rp2.000 menjadi Rp489.000 per gram.

Dengan kenaikan harga emas di pasar global ini makan logam mulia itu sudah mendekati level harga tertinggi dalam empat bulan setelah Bank Sentral Swiss secara tiba-tiba melakukan kebijakan terhadap mata uangnya franc.

Seperti dilansir Reuters, Jumat pagi, 16 Januari 2015, harga emas spot naik sebanyaktiga persen ke level tertinggi sejak 8 September tahun lalu di posisi USD1.266,11 per ounce, dan naik lebih dari dua persen menjadi USD1.258,21 per ounce.

Bank Sentral Swiss yang mengeluarkan kebijakan secara tiba-tiba membuat pasar saham anjlok sehingga mempengaruhi perekonomian terutama ekspor.

Analis mengungkapkan, kenaikan pada harga emas ke level tertinggi ditengah kekhawatiran akan Swiss
dipicu oleh volatilitas pasar yang lebih luas sehingga mendorong investasi emas.

Sementara emas berjangka AS untuk pengiriman Februari naik dua koma lima persen menetap di USD1,264.80 per ounce.

Harga logam lainnya seperti silver di pasar spot juga naik menjadi USD16,98 per ounce, platinum menjadi USD1.256,1 per ounce, dan palladium menjadi USD766,47 per ounce.

Komentar