Emas Antam Hari ini, Jumat, Ambruk

Penulis: Darmansyah

Jumat, 17 Juni 2016 | 09:18 WIB

Dibaca: 0 kali

Setelah menukik tajam dan mendekati harga tertinggi, enam ratus ribu rupiah per gramnya, hari ini, Jumat, 17 Juni 2016, emas batangan milik PT Aneka Tambang Tbk, atau Antam, ambruk sebesar  Rp.6.000 setiap gramnya.

“Kejatuhan” harga emas Anta mini membuat posisinya berada di harga Rp 590.000 per gram, yang sehari sebelumnya berada di level Rp 596.000 per gram

Selain harga jual,  harga pembelian kembali atau “buyback” juga  yang anjlok  sebesar Rp 7.000 per gram menjadi Rp 537 ribu per gram dari Rp 544 ribu per gram.

Itu artinya jika Anda ingin menjual emas, maka Antam akan menghargainya di Rp 537 ribu per gram.

Antam juga memberitahu tentang pembayaran buyback dengan volume di atas satu kilogram akan dilakukan maksimal dua hari setelah transaksi dengan mengacu kepada harga buyback hari transaksi.

Antam menjual emas dengan ukuran mulai satu gram hingga 500 gram dan menjelang Jumat siang  WIB, sebagian besar stok emas Antam masih tersedia.

Hanya ukuran tiga gram yang sudah habis terjual.

Sementara itu, pergerakan emas di Asia masih “wait and see” setelah sehari sebelumnya berada di tren postif.

Hari Kamis, kemarin,  setelah The Fed tetap stabil tidak merubah kebijakan moneter seperti yang diharapkan harga  emas turun pada perdagangan tenang, karena investor berhati-hati menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve

Federal Open Market  atau dikenal dengan FOMC, seperti yang diperkirakan tetap menggunakan target acuan federal Funds Rate

Hal ini menandai pertemuan keempat berturut-turut bahwa FOMC tetap stabil menggunakan kebijakan moneter sejak kenaikan suku bunga pada bulan Desember.

FOMC saat ini mengharapkan ada penyesuaian bertahap dalam kebijakan moneter, dengan melihat kegiatan ekonomi akan terus berkembang dengan kecepatan moderat dan indikator pasar tenaga kerja menguat,” kata FOMC dalam sebuah pernyataan.

“Inflasi diperkirakan akan tetap rendah dalam waktu dekat karena penurunan harga energi, tetapi inflasi dalam jangka menengah akan naik sebanyak dua persen sebagai efek sementara dari penurunan harga energi, impor dan pasar tenaga kerja yang berpotensi menguat lebih lanjut.”

Pasar akan melihat pandangan terbaru pada kebijakan dari Bank of Japan ketika merilis keputusan suku bunga terbaru dan saat ini pasar sedang mencari kejelasan tentang ruang lingkup untuk langkah-langkah pelonggaran lebih lanjut.

Emas bergerak rally selama lima sesi terakhir ketika saham dinilai sebagai investasi yang berisiko tinggi, di tengah kekhawatiran tentang kemungkinan Inggris akan keluar dari Uni Eropa.

Imbal hasil bagi safe haven Bunds Jerman jatuh di bawah nol untuk pertama kalinya. Emas cenderung akan bergerak tajam jika warga Inggris memilih untuk meninggalkan Uni Eropa.

Komentar