Emas Antam Hari Ini Mengalami Penurunan

Penulis: Darmansyah

Senin, 21 Januari 2019 | 09:45 WIB

Dibaca: 2 kali

Kesepakatan dagang Cina dengan Amerika Serikat berhasil menjegal kenaikan harga emas dunia termasuk emas milik PT Aneka Tambang Tbk  atau Antam.

Hari ini, Senin 21 Januari, harga emas Antam turun Rp 2.000 menjadi Rp 661 ribu per gram

Pada Jumat kemarin, harga emas Antam dibanderol Rp 663 ribu per gram.

Demikian juga harga pembelian kembali emas Antam atau buyback emas Antam juga turun Rp 2.000 menjadi Rp 584 ribu per gram. Harga buyback ini adalah jika Anda menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 584 ribu per gram.

Antam menjual emas dengan ukuran mulai noll koma lima  gram hingga 1.000 gram. Hingga menjelang siang WIB, sebagian besar emas Antam masih tersedia. Harga emas Antam ini berlaku di kantor Antam Pulogadung,

Pada penutupan perdagangan pekan lalu harga emas di Comex ambruk ke level terendah dalam sepekan  karena harapan mencairnya pertikaian perdagangan antara Amerika Serikat dengan China.

Sementara, harga paladium bertahan di atas USD 1.400 karena krisis pasokan.

Seperti ditulis laman keuangan “bloomberg,”  harga emas di pasar spot turunnol koma empat persen  per ounce

Sebelumnya, harga emas sempat menyentuh titik terendah sejak awal Januari

Sementara harga emas berjangka AS turun setengah  persen

“Meningkatnya selera risiko di kalangan pelaku pasar tercermin dalam meningkatnya portofolio di pasar saham,” kata analis Commerzbank Daniel Briesemann. Investor memang kembali mengoleksi saham dan keluar dari emas setelah adanya sinyal positif dari pembicaraan perang dagang AS-China.

“Hari ini (Jumat) emas tampaknya tidak diminati sebagai tempat yang aman.” lanjut Daniel. Ia pun memperkirakan harga emas sangat sulit untuk menyentuh angka USD 1.300 per ounce.

Pasar Saham naik ke level tertingginya dalam sebulan setelah sebuah laporan menyatakan adanya kemajuan penyelesaian sengketa perdagangan antara AS dan China, sementara dolar AS juga menguat setelah imbal hasil obligasi AS naik di tengah meningkatnya selera risiko.

Harga paladium naik, setelah mencapai tertinggi sepanjang masa

Logam ini berada di jalur untuk naik dalam empat minggu berturut-turut dan merupakan kenaikan mingguan terkuat sejak September.

Paladium telah naik sekitar dua belas persen sepanjang bulan ini.

Harga paladium, yang digunakan terutama dalam katalis penurun emisi untuk kendaraan, naik hampir 70 persen sejak kurangnya produksi pertengahan Agustus.

Harga logam ini melampaui emas untuk pertama kalinya dalam 16 tahun pada awal Desember.

“Ini adalah tahun kedelapan berturut-turut di mana paladium akan mengalami defisit dan tidak ada tanda-tanda bahwa itu akan hilang,” kata Dominic Schnider, kepala komoditas dan valas UBS Wealth Management, Hong Kon

Komentar